Data Tak Sesuai, Disdukcapil: Sebagian Besar Tidak Update
Kadisdukcapil Merauke, Paino
Merauke, PSP – Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke, Paino mengungkapkan bahwa terkait adanya data yang tidak sama, antara milik Dukcapil dengan instansi lain, menurutnya diakibatkan oleh banyaknya masyarakat yang tidak mengupdate data kependudukannya.
“Sekarang kita sistimnya sudah sistim online. Sejak adanya perubahan dari manual dan digital, akhirnya mempengaruhi perubahan kesemua. Kalau dulu, pendataan itu hanya memakai dokumen yang lama. Kayak misalnya KTP yang kuning itu, kemudian dinas terkait, menggunakan data dengan KK, tapi KK yang lama. Begitu adanya KTP elektronik, dan dia tidak mengupdate, maka dengan sendirinya dia tidak terkonek,” terangnya di ruang kerjanya, Rabu (4/8/2021).
Dengan wilayah yang jangkauan yang luas, sampai dipedalaman. Ia mengaku kesulitan memantau masyarakat yang belum melakukan update data.
“Kemarin dari 30 ribuan itu kami sudah kurangi-kurangi. Rupanya data itu tidak aktif, rupaya identitasnya mereka tidak melaporkan ke kami. Kita kurangi sudah dapat sekitar 2 ribu atau tiga ribu,’ujarnya.
Oleh karenanya, ia berharap kepada masyarakat yang masing menggunakan data kependudukan lama, agar mengupdate datanya dengan langsung datang ke kantor Disdukcapil. Ia menegaskan, bahwa seluruh proses pembaharuan data tidak dikenai pembiayaan sepeserpun. “Dan sekali lagi kami tekankan tidak ada pungutan biaya. Kami sudah ambil kebijakan, ketika menemukan masyarakat yang menyetor, atau ada pungli oleh staf kami, kami akan tindak tegas. Ketika mereka ketahuan, satu-satunya jalan, potong gaji,” pungkasnya. [WEND-NAL]
