Penerbangan Perintis ke Pedalaman Papua Masih Aman
Bandara Mopah Merauke. Foto: PSP/Dok.
Merauke, PSP – Semakin meningkatnya penyebaran Covid-19 di kabupaten Merauke mengakibatkan perlu diterapkan kembali kebijakan-kebijakan yang bisa menekan penyebaran Covid-19, salah satu yang dilakukan pemerintah yaitu dengan diberlakukannya PPKM Darurat di sejumlah daerah di Indonesia.
Dengan adanya kebijakan tersebut mempengaruhi kepada pelayanan penerbangan penumpang di beberapa daerah termasuk Merauke, dimana penumpang yang ingin berpergian ke luar Papua khususnya pula Jawa dan Bali diwajibkan menyertakan hasil test PCR sedangkan di Merauke belum bisa dilakukan PCR untuk penumpang.
Namun begitu, berbeda dengan penerbangan dengan tujuan luar Papua, penerbangan perintis yang melayani penerbangan disekitaran daerah di Papua tidak mengalami perubahan jumlah penerbangan. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Subidi Angkutan Udara Korwil Merauke, Taufik, Jumat (9/7).
“ Untuk penerbangan perintis sampai saat ini masih belum ada pengurangan ataupun penghentian operasi” ujar Taufik memalui pesan Whatsapp.
Hanya saja, ada beberapa daerah yaang memang tidak menerima pesawat yang membawa penumpang untuk masuk ke daerah tersebut hingga waktu yang sudah ditentukan.
“ Kecuali bandara kamur dan ewer yang di tutup sampai tgl 17 juli” lanjutnya.
Taufik juga menambahkan bahwa pihaknya juga hingga saat ini belum mendapatkan Surat Edaran yang berisikan adanya pembatasan penerbangan.
“ Dan sampai saat inipun kami bandara mopah masih belum mendapat surat edaran bupati merauke terkait pembatasan penerbangan” pungkasnya.[JON-NAL]
