Elias Mite: Diduga Kasus COVID-19 Di PNG Tinggi

0
Kepala Badan Perbatasan, Elias Mite

Kepala Badan Perbatasan, Elias Mite

Merauke, PSP – Akibat tingginya kasus Covid-19 di Papua New Guinea, Badan Perbatasan Daerah Merauke kawatir akan masuk dan memberi sumbangan kasus ke Merauke.

Kepala Badan Perbatasan Merauke, Elias Mite mengatakan bahwa kekawatirannya ini berangkat dari kondisi dimana titik-titik perbatasan Indonesia-Papua New Guinea, pergerakan keluar masuk manusia sulit untuk dikendalikan.

“Kesulitan bagi kami adalah perbatasan yang ada di PT PAL dan PT BIA, ini sulit sekali kami membatasi mereka yang masuk. Sehingga, saat ini di jalur-jalur tradisional mereka tetap masuk, dan memang kesulitan bagi kami,” ujarnya, di Kantor Setda Merauke, Senin (5/7/2021).

Tak hanya perbatasan darat, Mite juga mengkawatirkan pada perbatasan laut yang juga sulit untuk dikontrol. “Yang kedua, di jalur laut, ini juga sulit untuk kami mengkontrol. Karena dijalur laut, kami sudah beberapa kali sosialisasi, tapi sulit bagi kami, karena mereka tetap masuk,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka menyebutkan bahwa pihaknya akan segera berkomunikasi terlebih dahulu dengan pihak terkait, serta dengan kabupaten yang berbatasan dengan Merauke, guna membahas pemberlakukan pembatasan di jalur perbatańsan.

“Secara internal kita dengan pemerintaah Asmat, Mappi dan Boven Digoel, kita harus bicara baik-baik dulu. Lalu dengan PNG, dari laut sampai di Boven Digoel, ini juga nanti kita bicara sama-sama dulu,” katanya dalam kegiatan yang sama. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *