KSOP : Penyedotan Lumpur KM. Patar Sudah 70 Persen
Turki Sully,SH
Merauke, PSP – Proses evakuasi KM. Patar pengangkut semen yang saat ini masih ada di dasar laut sejauh 1,8 Mil dari pelabuhan Merauke, masih terus dilakukan. Dimana, PT. Kalimantan Diagung Mandiri yang dimandat mengevakuasi kapal diberikan waktu selama 6 bulan sejak bulan Maret 2021 oleh Direktorat Jendral Perhubungan guna menarik kapal hingga ke daratan.
Ada 3 tahap sesuai SK Dirjen tersebut proses yang akan dilakukan. Mulai penarikan lumpur, pengambilan semen muatan kapal keluar ,ketiga penimbunan dan penyingkiran kapal ke alur yang aman yakni Tanjung Haram.
Kepala KSOP Merauke Turki Sully,SH yang dijumpai di kantornya kemarin, mengatakan proses di tahap awal penarikan lumpur sudah mencapai 70 persen. “Proses penarikan lumpur sudah berjalan hampir 70 persen, tinggal sedikit saja. Lumpir dalam kapal sudah mebatu, karena lumpur menumpuk dalam ruang palka, ruang kamar mesin dan lainnya,” kata Turki.
Menurutnya, penarikan lumpur dilakukan menggunakan metode penghisap lumpur yang memang memiliki keahlian khusus. Dikatakan Turki, memang diharapkan penarikan kapal Patar ke daratan secepatnya dilakukan mengingat sudah tertanam sejak tahun 2014. Hal itu berdampak pada alur perjalanan kapal lain yang sering melintas. “Jika terus disitu, akn berdampak pada alur yang akan dilintasi kapal lain,” kata Turki. [ERS-NAL]
