Sulaeman Hamzah Kunjungi Bevak Pintar
Anak - anak di bevak pintar Santa Elisabet disambangi Anggota Komisi IV DPR-RI. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Ratusan anak – anak di Jalan Kuda Mati tepatnya di Gang Gereja GKI Euangelion berhasil dirangkul dan di didik Bruder Yohanes Kedang, MTB yang dimandat menjadi Tenaga Pemberdayaan Masyarakat di wilayah itu.
Dengan inisiatifnya sendiri, Bruder Jon sapaannya, juga mendirikan sebuah wadah berupa bevak pintar dengan nama Bevak Pintar Santa Elisabet untuk ratusan anak – anak itu dapat di didik belajar dan jauh dari perilaku penyalahgunaan aibon.
Mendengar kabar itu, Anggota Komisi IV DPR-RI H. Sulaeman L. Hamzah pun turun langsung ke lokasi bevak guna melihat kondisi para anak – anak.
Disana, Sulaeman Hamzah merasa bahagia karena semua anak – anak yang di didik Bruder Jon jauh dari yang namanya penggunaan aibon.
Mengapresiasi itu, Sulaeman Hamzah turut berkontribusi untuk penambahan perbaikan bevak pintar yang sering kebanjiran bila hujan sedang turun.

Tak hanya itu, Sulaeman Hamzah juga memberikan perlengkapan belajar seperti seragam dan fasilitas belajar bagi anak – anak disana.
“Saya akan fasilitasi mereka, kita harus jauhkan mereka dari penyalahgunaan aibon. Lingkungan demi lingkungan akan kita buat (wadah). Ini demi merubah kehidupan anak – anak kita di Papua,” kata Sulaeman Hamzah.
Ia berharap dibawah kepemimpinan Drs. Romanus Mbaraka dan H. Riduwan sesedia mungkin mampu memperhatikan anak – anak agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan aibon.
“Saya yakin ada anak selatan ini yang genius. Makanya bupati dan wakil harus bisa menggunakan perangkat yang paling bawah untuk mengatasi ini,” kata dia.
Sementara itu Bruder Jon, mengatakan dirinya mendirikan bevak pintar di awali karena munculnya rasa keprihatinan “Anak – anak disini masih minim sekali mengenai pendidikan, sehingga kami dirikan ini untuk mendidik mereka, syukur sejauh ini semua berjalan, hanya satu dua orang lagi yang belum bisa menulis dan membaca,” kata Bruder Jon. [ERS-NAL]
