Jagebob Akan Didorong Menjadi Kawasan Penyedia Pangan Strategis

0
Kadis DPMPTSP, Justina Sianturi

Kadis DPMPTSP, Justina Sianturi

Merauke, PSP – Distrik Jagebob akan didorong untuk menjadi kawasan penyedia pangan strategis. Program ini merupakan bentukan pemerintah pusat dengan melihat segala potensi yang dimiliki distrik Jagebob, khususnya pada bidang pertanian umbi-umbian dan buah-buahan.

Disain program ini sebagaimana dikemukakan oleh kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Justina Sianturi dalam kegiatan Safari Ramadhan, di Kampung Mimi Baru, Distrik Jagebob, Minggu (26/4/2021).

Menurutnya, pilot projek sebagai kawasan badan cadangan lahan stategis akan memanfaatkan setidaknya total ratusan ribu hektar.

“Terkait distik Jagebob sebagai kawasan badan cadangan lahan strategis (BCLS), ini sedang dalam proses. Ini adalah program nasional, sebagai stake holdernya dari kementerian pertahanan. Dimana potensi yang ada potensi yang ada di distrik Jagebob terkait pertanian umbi-umbian, itu akan didorong, akan dijadikan kawasan penyediaan pangan strategis. Ada lebih kurang, direncanakan 100.000 hektar. Tetapi, yang sudah tersedia dan bisa dilaksanakan sekitar 30 ribu hektar,” katanya.

Sementara itu, dalam pelaksanaanya, akan dibangun pabrik sebagai pengolah komoditas yang dihasilkan. Sehingga, dengan konsep hulu hilirisasi nantinya akan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki Jagebob dan akan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat. “Untuk setiap 30 ribu hektar, akan dibangun satu pabrik. Sehingga kemarin waktu kami menyampaikan bahwa dikampung yang pabriknya belum berfungsi sampai saat ini, itu juga akan difungsikan, bersamaan dengan BPLS yang saat ini sedang dalam studi lingkungan. Kalau ini berjalan, mudah-mudahan potensi yang ada di Jegebob terkait umbi-umbian bisa digalakan. Kemudian hasil produk masyarakat bisa ditampung sebagai bahan materi pabrik,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *