Bupati Romanus : Pegunungan Bintang Tidak Akan Gabung ke PPS
Bupati Romanus dan Wabup Ridwan saat memberikan keterangan tentang PPS. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Gonjang – ganjing mengenai menyatunya Kabupaten Pegunungan Bintang ke pelaksanaan pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) terjawab sudah. Dalam sambutannya dimusyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Hotel Swiss-Bell, Sabtu, 13/3/2021, Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka menyebutkan bahwa akan dilakukan pertemuan membahas mengenai PPS di Merauke.
Disana, Pegunungan Bintang menyatakan tidak akan bergabung dalam pemekaran provinsi selatan. Begitupun empat kabupaten lainnya, akan menyatakan tidak akan mengikutsertakan Pegunungan Bintang dalam provinsi selatan.
“Bupati Pegunungan Bintang, beliau tidak gabung dengan kita, nanti pertemuan PPS bulan depan. Saya akan fasilitasi pertemuan – pertemuan selatan di Merauke. Disitu nanti akan disampaikan, bahwa pegunungan Bintang , mereka tidak akan gabung dengan kita, kita juga sudah sepakat dengan Bupati dan Wakil Bupati Asmat, dan kita hubungi Bupati Mappi, kita tunggu penyelesaian masalah di MK dan Boven Digoel,” ujar Bupati Romanus dalam sambutan
Bupati Romanus katakan, akan mengundang semua anak -anak selatan yang kini menjadi pejabat. “Saya akan undang semua anak Selatan. Pak Kapolda sekarang pun anak Selatan pak Matius Fakhiri. Begitupun Kajati Papua , pak Apolo Safanpo, anak -anak selatan yang senior dan pejabat ini saya akan kumpul sama – sama, termasuk dari Pegunungan Bintang nanti ada datang,” tuturnya. Kata Bupati Romanus, akan mendorong simultan dengan Kota Merauke. “Konsekuensinya, kami sudah komunikasi dengan staf pak Tito, kita ingin sekali, kita dorong sekali simultan dengan kota Merauke. Sehingga kita harapkan realisasi provinsi Papua Selatan sebelum 2024 sudah bisa terjadi. Draft SK nya sudah ada, tinggal realiasinya kita dorong biar cepat,” pungkas Bupati Romanus. [ERS-NAL]
