Waspada Covid-19, RSBP Buat IGD Tambahan

0
Rapid Test

Ilustrasi

Merauke, PSP – Guna mendeteksi secara dini apabila kemungkinan adanya pasien yang datang dengan paparan virus corona, Rumah Sakit Bunda Pengharapan membuat dua Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Ketua Tim Satgas Covid-19 Rumah Sakit Bunda Pengharapan, Rembo Denis Tambunan mengungkapkan bahwa IGD baru terletak pada tenda depan rumah sakit. IGD ini diperuntukan bagi semua pasien yang skor hasil skriningnya kurang aman. Selanjutnya pasien akan diperiksa secara mendalam sebelum akhirnya akan ditempatkan ke IGD dalam gedung rumah sakit.

“Kita sudah membuat tenda skirining. Jadi semua pasien akan lewat situ mau dia berobat jalan, mau di ke IGD dia akan lewat situ. Disamping tenda skrining ada tenda IGD darurat, itu ditujukan untuk pasien-pasien yang diskrining dan ternyata nilai skriningnya kurang aman. Nanti disitu akan ditangani dan dikonsultasikan dengan dokter spesialisnya untuk diputuskan akan dirujuk ke RSUD atau dirawat disini,” terangnya di RSBP, Senin (8/2).

Sementara itu, bagi pasien yang skor skriningnya aman, imbuh Denis maka akan ditempatkan dan ditanggani di IGD dalam rumah sakit. “Tapi kalau nilai skriningnya bagus, maka akan dimasukan ke UGD utama disini. Kemudian disini juga akan dikonsultasikan juga dengan dokter penyakit dalam atau dokter bedah untuk masuk ruangan,” tambahnya.

Selain itu, Denis menilai bahwa akhir-akhir ini jumlah pasien yang datang untuk berobat di RSBP jumlahnya terus menurun. Menurutnya saat ini sebagian masyarakat takut untuk berobat ke rumah sakit. 

“Sementara sejak ada tenda skrining ini pasien kalau boleh dikatakan jumlahnya menurun. Pertama sepertinya takut berobat, karena semua pasien dan penjaganya akan dirapid. Jadi saat ini sebaian besar pasien adalah rujukan, sedangkan yang datang sendiri jumlahnya sedikit,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *