Dimasa Pandemi Covid Penghasilan Pengrajin Noken Minim
Merauke,PSP- Noken begitu dicintai masyarakat bahkan noken juga sudah dikenal sampai ke luar Papua. Dengan keunikannya itu, noken dijadikan mata pencaharian. Sudah banyak pengrajin noken di merauke mengembangkan usahanya dengan membuka toko atau lapak untuk menjual noken hasil buah kerajinan tangan mereka.
Akan tetapi, dengan adanya pandemi covid-19 yang hampir satu tahun melanda Merauke membuat pengrajin noken gigit jari. Pasalnya penghasilan atau pemasukan mereka berkurang dibandingkan sebelum adanya pandemi covid-19.
“Pemasukan di Tahun 2019 sangat baik sekali ketika masuk di Tahun 2020-2021. pemasukan menjadi minim. Akhirnya saya tidak mengantungkan hidup saya dari usaha noken saja, tetapi saya mencari jalan keluar dengan menjual berbagai macam hasil karya saya sendiri seperti Kue, pinang buah, batik papua, sisir bambu, dan yang lainnya,” ungkap salah satu pengrajin noken, Ivone Noken saat ditemui Papua selatan pos di kediamanya, jumat (29/1/2021).
Ia juga berharap pemerintah kedepanya lebih memperhatikan pemasaran produk mereka. Sebelum corona produk mereka keluar mengikuti pameran di Jakarta dan menjadi kebanggaan untuk mereka bahwa produk noken dari merauke bisa mengikuti ajang di luar kota.
“ Kita sebagai umat Nasrani berdoa agar wabah corona yang sedang berlangsung inI, dan Tuhan juga memulihkan penyakit corona dari muka bumi ini biar aktifitas kami menjadi normal. dan usaha yang masih tertunda dapat di lancarkan kembali,” kata Ivon berharap. [CR27-NAL]
