Nevile : Selain menderita batuk dan demam, pasien meninggal covid ke-22 mengeluh kelelahan

0
Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita memberikan keterangan pers di Posko Tim Satgas Penanganan Covid-19, Rabu (3-6). foto PSP-JAK (3)

dr. Nevile Muskita

Merauke, PSP – Kematian akibat Covid-19 di Merauke terus meningkat. Kasus Covid-19 pun tidak menunjukan hasil yang baik, hal ini dapat dilihat pasien terkonfirmasi positif kini mencapai 150 orang.

Untuk pasien ke-22 yang dinyatakan meninggal akibat Covid-19, Kamis 28/1/2021, sebelumnya pasien mengalami batuk dan demam.

Juru Bicara Covid-19 Merauke, dr. Nevile R. Muskita mengatakan bahwa sebelumnya pasien ke-22 yang merupakan laki-laki usia 41 tahun ini dibawa keluarga ke IGD Covid RSUD pada 22 Januari 2021.

“Bersangkutan datang dengan keluhan batuk, demam. Dan mengaku kelelahan juga,” kata Nevile.

Lanjut dia, bersangkutan juga menyampaikan bahwa dirinya kelelahan selama 5 hari sebelumnya, sehingga tim medis memeriksa saturasi 02 nya.

“Saturasi O2 nya juga terus menurun saat itu, sehingga diputuskan dirawat dan tanggal 23 Januari 2021 hasil swab keluar dengan hasil terkonfirmasi Covid-19,” kata Nevile.

Tanggal berikutnya, kata Nevile, dialihkan rawat ICU dan akhirnya meninggal pada tanggal 28 Januari 2021 pukul 07.50 Wit.

Disinggung mengenai PSBB yang habis pada tanggal 25 Januari 2021. Menurut Nevile, hanya perlu di evaluasi. “Kan tinggal di evaluasi, tinggal dilanjutkan aja (PSBB) untuk 2 minggu lagi kedepan,” pungkas Nevile. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *