Yamaha Beri Bantuan 3 Unit Sepeda Motor untuk SMKN 3 Merauke
Yamaha Beri Bantuan 3 Unit Sepeda Motor untuk SMKN 3 Merauke. Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Sebagai wujud kerja sama antara dunia pendidikan dan dunia industri, Yamaha Indonesia melalui PT Buana Irja Sentosa selaku dealer resmi Yamaha di wilayah Merauke memberikan bantuan 3 unit sepeda motor kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Merauke.
“ Hari ini (kemarin) kita memberikan 3 unit sepeda motor kepada SMKN 3 Merauke,” kata kepala penjualan PT Buana Irja Sentosa, Nanang Supariyanto saat ditemui disela kegiatan tersebut, Senin, (7/12).
Nanang menjelaskan, bantuan 3 unit sepeda motor ini merupakan wujud kepedulian Yamaha untuk mendukung siswa dalam belajar.
“ Bantuan sepeda motor ini merupakan wujud dukungan kami kepada anak-anak di SMKN 3 ini khususnya yang jurusan sepeda motor ini agar lebih semangat lagi dalam belajar terutama dalam menunjang pembelajaran praktek,” jelasnya.
Kedepannya, lanjut Nanang, pihaknya tidak menutup kemungkinan bahwa hal serupa akan terus dilakukan.
“ Untuk bantuan ini kami lakukan baru pertama kali, dan untuk kedepannya mungkin kami akan memberikan bantuan seperti ini mungkin tidak hanya ke SMKN 3 saja, tetapi juga ke sekolah-sekolah lain yang ada di Merauke,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt kepala sekolah SMKN 3 Merauke, Permenas Taidi, S.Pd mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Buana Irja Sentosa yang telah memberikan bantuan tersebut.
“ Pertama-tama kami berterima kasih kepada Buana Irja Sentosa yang telah memberikan bantuan 3 unit sepeda motor kepada kami,” ucapnya.
Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, siswa dapat lebih meningkatkan kompetensi dalam hal pengetahuan di dunia otomotif.
“ Harapan kami dengan adanya pemberian sarana praktek ini dapat meningkatkan kompetensi siswa kami disini,” tambahnya.
Ia juga berharap, kerjasama antara SMKN 3 dengan Yamaha terus terjalin, karena dukungan dari pelaku dunia industri sangat perlu. “ Kami juga berharap kedepannya kerja sama kami dengan Buana Irja Sentosa bisa terus terjalin, karena kami juga membutuhkan dukungan dari pelaku dunia industri dalam meningkatkan kompetensi siswa di sekolah kami,” pungkasnya.[JON-NAL]
