Kesejahteraan Guru Jadi Catatan Penting dalam Momentum Hari Guru Nasional
Guru Merauke Jalan Sehat peringati HGN. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Merauke berharap dalam perayaan Hari Guru Nasional ke-75, menjadi momentum untuk menginggat akan jasa para guru dan semakin mensejahterakan para guru.
Adapun peringatan Hari Guru Nasional tahun ini bertajuk “Kreatifitas dan Dedikasi Guru Menuju Indonesia Maju, Guru Menolak Menyerah Karena Corona”, diperingati secara lebih sederhana dari tahun sebelumnya, namun tidak meruntuhkan kokohnya semangat pengabdian untuk mencerdaskan anak bangsa.
Sementara itu, Wakil Ketua Satu PGRI Merauke, Soleman Jambormias, meminta agar pemerintah memperhatikan nasib para guru. Diantaranya dengan menambah dan meberikan tunjangan kinerja dan rumah tingal, sehingga kedepan guru semakin sejahtera.
“Kami harapkan guru-guru mendapatkan tunjangan perbaikan penghasilan. Infrastruktrur rumah khusus untuk guru. Guru dikampung-kampung banyak mengeluh masalah tempat tinggal. Memang bukan menjadi keluhan utama, tapi paling tidak menjadi perhatian utama, supaya paling tidak mereka tenang,” ujarnya kepada awak media, di halaman kantor bupati, Rabu (25/11/2020).

Soleman menambahkan, jika dibandingkan dengan pekerja dan profesi lain, saat ini gurulah yang memiliki upah terendah, khusunya guru honorer. “Jujur ketika bicara masalah kesejahteraan ditempat lain, guru honor tercatat memiliki upah terendah, ada yang masih 400 ribu, karena memang dibayar hanya dari dana bos. Dana bos, sekarang 50 persen untuk membayar guru honor, kemudian jika dibagi untuk beberapa guru, jelas guru tidak akan mendapatkan apa-apa,” pungkasnya. [WEND-NAL]
