Salah Satu Cara Unik Kapolres Mengurangi Tensi Kejahatan di Masyarakat

0
Kapolres Merauke memperagakan penggunaan alat untuk membuat kancing baju dari bahan batok kelapa.

Kapolres Merauke memperagakan penggunaan alat untuk membuat kancing baju dari bahan batok kelapa. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum membuat program home industry bagi orang asli Papua di kediamannya. Hal itu dilakukan dengan mengembangkan batok kelapa jadi kancing pakaian. Sejumlah warga Papua untuk mengasah ketrampilan dengan memanfaatkan limbah kelapa menjadi kancing baju pakaian

Kapolres, turun langsung mengajari bagaimana cara mengolah tempurung kelapa itu hingga bisa menjadi bahan bernafaat dan bernilai jual. Tanpa, basa-basi, ia mempraktekan mulai dari membersihan hingga mengukir hingga menjadi kancing baju.

“Saya akan memanfaatkan limbah menjadi produk unggulan dengan melibatkan saudara-saudara kita ini,” kata Kapolres kemarin.

 Satu buah kelapabisa memiliki nilai jual hingga Rp. 500.000, bila memiliki corak yang bagus.  Kancing pakian yang terbuat dari limbah kelapa itu mempunyai nilai jual yang tinggi, bahkan mempunyai nilai ekspor.

Kita akan kembangkan usaha ini yang melibatkan warga papua. Potensi limbah yang yang ada disini mempunyai nilai jual yang tinggi,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, keterampilan pemanfaatn batok kelapa itu sebagai salah satu upaya dalam  mengurangi tensi kehatan di masyarakat. “Hal seperti ini sudah pernah saya lakukan di beberapa provinsi,” kata Pamen Polri berpangkat bunga melati dia itu.

Warga yang mengikuti pelatihan singat itu, memanfaatkan moment tersebut untuk mengadu skil. Mereka pun begitu antusias dan mengapresiasi Kapolres Merauke, yang dengan rendah hati dan memiliki segudang ilmu untuk kemajuan mereka. “Semoga usaha home industry ini tetap berlanjut dan menambah kesejahteraan warga orang asli Papua,” kata salah satu mama-mama Papua.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *