PLBN Ditutup, Petugas Temukan 7 Jalan Tikus Jalur Lintas Batas

0
Para pengunjung yang mengunjungi PLBN Sota pada saat liburan lalu. (5)

PLBN Sota.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Pasca ditutupnya jalur lalu lintas antar dua negara, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota akibat merebaknya covid-19, petugas imigrasi Sota temukan 7 jalan tikus baru yang digunakan oleh masyarakat kedua negara untuk melintas.

Petugas Imigrasi PLBN Sota, Charles Urop mengungkapkan setelah PLBN ditutup, masyarakat kedua negara tidak lagi bisa melakukan aktifitas jual beli. Sehingga, untuk menyambung hidup, masing-masing memilih untuk membuat jalan baru sebagai jalur lalulintas antar negara agar bisa kembali melakukan perdagangan.

“Saya berkoordinasi dengan kepala seksi saya, hasil pengawasan petugas pos Imigrasi Sota, bahwa ditemukan 7 pintu yang digunakan masyarakat melintas batas tradisional hanya untuk kepentingan perut,” ungkapnya, dalam rapat dengar pendapat di DPRD Merauke, Kamis (15/10). 

Melihat kondisi masyarakat yang semakin sulit, ia tidak lagi bisa mengambil keputusan apapun dalam merespon hal ini. “Jalan ini muncul setelah adanya covid-19. Sebelum adanya covid, jalan itu tidak pernah digunakan oleh siapapun. Jadi orang Papua New Guinea (PNG) pake jalan itu, Indonesia juga pake jalan itu,” ujarnya.

Ia berharap, agar pemerintah daerah dapat membantu dan memperhatikan masyarakat diperbatasan dengan memberi ruang agar kembali bisa melakukan aktifitas perdagangan di kedua negara.

“Mari sama-sama kita bantu masyarakat ini, kita berikan mereka cukup ruang kecil, yang penting mereka bisa pergi dari pasar PNG kemudian kembali ke Indonesia. Sebaliknya masyarakat PNG juga bisa masuk ke PLBN kemudian kembali lagi ke kampungnya. Kiranya saran ini dapat kita pertimbangkan sama-sama demi masyarkat kita yang sementara ini kesulitan,” harapnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *