Wabup Lepas 105 Ton Beras ke Kabupaten Asmat, Boven Digoel dan Distrik Ilwayab serta Muting
Wabup Sularso Saat Melepas Pendistribusian Beras Ke Kabupaten Asmat, Boven Digoel dan Distrik Ilwayab. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merauke dan PT Prima Cargo Abadi mendistribusikan beras petani Merauke ke Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Distrik Ilwayab dan Muting sebayak 105 ton, pada Selasa (13/10/2020).
Dalam pelaksanaan distribusi hasil panen ini, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua memberikan bantuan berupa subsidi transportasi sampai ke tempat tujuan masing-masing.
Wakil Bupati Merauke, Sularso kepada awak media seusai kegiatan pelepasan pengiriman beras mengatakan bahwa ini merupakan satu perhatain khusus dari Pemprov Papua dalam mengupayakan terserapnya beras petani Merauke yang sementara ini sedang mengalami surplus.
“Ini tidak lain karena pemprov Papua telah memberikan perhatian secara khusus kepada kita terkait distribusi pangan. Kami tidak bisa bejalan sendiri, tentu butuh dukungan dari pak Gubernur sebagai pimpinan di pemprov dalam hal ini yang berkaitan langsung adalah Dinas Pertanin. Atas kerjasama kolaborasi dan komunikasi, hari ini kepedulian itu ada dikita,” kata Sularso, di Kantor Disketapang, Selasa (13/10/2020).
Lebih lanjut, Sularso berpesan kepada Dinas kabupaten terkait agar mampu memanfaatkan momentum ini dengan baik. Artinya, dengan adaya bantuan subsidi ongkos pengiriman oleh Dinas Pertanian Provinsi Papua, pengawasan dalam setiap kegiatan pengiriman harus selalu dilakukan.
“Karena subsidi angkutannya sudah diberikan oleh pemerintah provinsi, maka didaam penyalurannya juga harus ada pengawasan. Jangan sampai sudah diberi subsidi, barangnya disana dijual mahal. Jadi harus tepat sasaran, dan tepat program,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Samuel Siriw melalui Kepala Bidang Pangan, Lunanka.V.M.L.Daimboa, berharap dengan peran serta pemrov Papua bisa memudahkan dan memberi solusi terserapnya beras petani Merauke. “Besar harapa kami untuk dapat mendistribusikan hasil produksi beras merauke yang sudah santer sampai ke Presiden. Sehingga beliau menitipkan melalui kegiatan stabilitas pasokan dan harga pangan yang dibiayai oleh anggaran DIPA atau APBND Dinas pertanian dan Pangan Provinsi Papua. Mudah-mudahan ini menjadi kemudahan bagi penyaluran distribusi beras petani meruake pada 5 lokasi, baik ke BIO, Asmat, Boven Dgouel, Asiki, maupun Wanam. Kami harapkan kegiatan kita ditahun mendatang akan tetap berlanjut, sehingga keluhan dari petani kita dapat kita penuhi,” ungkapnya. [WEND-NAL]




