Persoalan Penyerapan Beras, Sularso: Perlu Kolaborasi Bersama
Sularso,SE
Merauke, PSP – Menyoal tidak terserapnya beras hasil panen petani di Kabupaten Merauke, Wakil Bupati Merauke, Sularso menilai perlu adanya keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak. Diantaranya adalah pemerintah daerah, dan Provinsi serta pihak swasta.
Selain membantu dalam persoalan pemasaran, imbuh Sularso, seyogianya tidak ada lagi pihak-pihak yang memasok beras dari luar Merauke masuk ke Kabupaten Merauke. Pasalnya, ini akan menambah persoalan baru bagi terserapnya beras petani Merauke.
“Perlu kolaborasi bersama, karena kita tidak bisa berdiri sendiri. Bayangkan kalau kita penghasil beras tapi masih ada beras dari luar, ini kan tidak betul. Yang betul kita harus makan produk sendiri, baik sagu, beras, umbi-umbian, agar masyarakat bisa bekerja, dan kita membeli. Sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hudupnya. Semua perlu bekerja sama denga baik, bukan hanya pemerintah dengan pemerintah. Swasta juga harus kita dorong dan kita berdayakan, karena kalau swasta masih mau datangkan beras dari luar, pertanyaannya apakah beras kita ini tidak baik, kan tidak,” ujarnya, di Kantor Dinas Ketapang, Selasa (13/10).
Lebih lanjut Sularso menilai, perlu adanya penguatan branding beras asli Merauke. Pasalnya, secara kualitas, sesungguhnya beras Merauke tidak kalah dengan beras dari luar Merauke. “Kenapa masih datangkan dari luar, berarti masih ada brand yang harus dijual, ada hal yang harus dikerjakan, mungkin sebagai daya Tarik dan lain-lain. Kalau saya pikir beras Merauke ini beras baru, tidak ada stok lama. Jika dibandingkan beras dari luar yang sudah ada dalam perjalanan berbulan-bulan, saya kira lebih enak beras kita,” pungkasnya. [WEND-NAL]
