Dandim 1707/MRK Bersama Kapolres Sosialisasikan Covid-19 dan Karhutla

0
Dandim 1707/MRK bersama Kapolres saat memberikan penjelasan soal covid-19 dan Karhutla di Distrik Tanah Miring, kemarin.

Dandim 1707/MRK bersama Kapolres saat memberikan penjelasan soal covid-19 dan Karhutla di Distrik Tanah Miring, kemarin.Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Komandan Kodim 1707/Merauke, Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.IP, bersama Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto dan Kepala Distrik Tanah Miring, Rizki Khoirul Firmansyah, memberikan sosialisasi Covid-19 dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Balai Serbaguna Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring,  Senin (14/9).

Dalam kesempatan itu, Dandim 1707/MRK  menyebut  bahwa hingga saat ini vaksin untuk Covid-19 belum ada. Untuk itu, obat satu satunya yaitu mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dengan selalu jaga jarak, rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

Dandim juga menyinggung bahwa tanah di Merauke cukup mudah terbakar, meski bukan lahan gambut. Makak itu, semua pihak diajak untuk menyamakan persepsi dan bersinergi untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apalagi saat ini, sedang musim kemarau.

”Sosialisasikan sampai ke tingkat kampung. Tokoh masyarakat dan tokoh adat mengimbau agar masyarakatnya tidak membakar hutan maupun lahan. Selain melanggar hukum kegiatan tersebut juga lebih besar dampaknya dari pada manfaatnya,” jelas Dandim.

Dandim juga meminta agar Kepala Distrik untuk membentuk tim reaksi cepat penanggulangan kebakaran tingkat Distrik yang akan di back up oleh Koramil dan Polsek. Dengan demikian, penanggulangannya dapat dilakukan secara bersama-sama.

Semenatar Kapolres mengatakan,  bahwa pihaknya selaku Satgas Covid-19 mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19. ”Apabila ada masyarakat yang baru datang dari kota lain segera sosialisasikan untuk karantina mandiri. Karena sampai dengan saat ini vaksin untuk Covid-19 belum ada,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengajak semua pihak untuk bersinergi  dalam mencegah kebakaran hutan,nyang akan membawa dampak buruk.

Kepala Distrik Tanah Miring menambahkan, pertemuan lintas sektoral  tersebut  bertujuan untuk mensinergitaskan sesama instansi tentang protokol Covid-19 dan penanggulangan karhutla. Out put dari sosialisasi tersebut, Rabu (16/9), dilaksanakan apel Linmas, Perangkat Desa, Ketua Kelompok Tani dan Babinsa serta Babinkamtibmas di Kantor Distrik Tanah Miring. Mereka diminta untuk  membawa APK yang ada di tiap kampung guna dibentuk tim reaksi cepat penanggulangan kebakaran lahan di wilayah Distrik Tanah Miring. [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *