SMKN 3 Merauke Gunakan Dana BOS Untuk Pembelajaran Daring

0
Marten Rummar, S. Pd., M. T

Marten Rummar, S. Pd., M. T

Merauke, PSP – Pandemi COVID-19 membuat segala aktivitas menjadi berubah. Imbauan physical distancing pun membuat kegiatan belajar mengajar harus dilakukan di rumah secara daring atau online.

Dengan berbagai keterbatasan dalam kondisi saat ini, pihak sekolah harus mencari cara bagaimana untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai imbauan Mendikbud untuk tetap memperhatikan protokoler Kesehatan dengan tidak mengumpulkan siswa di sekolah.

Sementara itu, tidak semua siswa berada pada ekonomi yang sama untuk dapat mengikuti proses belajar dari rumah khususnya dalam penggunaan internet. Karenanya Kemendikbud memperbarui pasal Permendikbud terkait penggunaan dana BOS melalui Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Dalam aturan terbaru tersebut, dijelaskan bahwa penggunaan dana BOS dapat dipakai untuk pembelian pulsa data bagi siswa. Hal tersebut sudah mulai dilakukan oleh sekolah, salah satunya SMKN 3 merauke.

Kepala sekolah SMKN 3 Merauke, Marten Rummar,S.Pd,.M.T mengatakan, rencananya pihak sekolah akan menyediakan pulsa data bagi siswa dalam menunjang proses pembelajaran daring.

” Jadi kami sebetulnya sudah mulai mendata nomor telepon siswa, sampai saat ini baru ada sekitar 600 siswa yang mengumpulkan,” kata Marten saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, (24/8).

Dijelaskan, pemberian pulsa data bagi siswa hingga saat ini belum dilakukan, mengingat adanya Paket Belajar 10GB yang bisa didapatkan oleh pengguna Telkomsel.

” Kita lihat saat ini kan pemerintah beri bantuan,yaitu 10GB untuk pulsa data, jadi dana BOS yang tadinya kami siapkan untuk pembelian pulsa data, kami alihkan ke yang lain,” jelas Marten.

Ia menambahkan, Dana pembelian pulsa data akan dialihkan untuk pembiayaan proses pembelajaran melalui aplikasi Cloudx. ” Karena penggunaan aplikasi Cloudx itu perlu sewa Room, jadi kami alihkan dana yang sebelumnya untuk pembelian pulsa data, kami alihkan untuk menambah jumlah room, sehingga nanti untuk satu mata pelajaran punya masing-maaing room,” pungkasnya. [CR22-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *