Tarif Angkutan antar Kabupaten Tidak Ada Kenaikan

0
Suasana terminal hilux boven digoel (2)

Suasana terminal hilux boven digoel. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Belakangan ini, masyarakat mengeluh dengan adanya tarif jasa transportasi darat antar Kabupaten. Masyarakat mengeluh ongkos transportasi itu dinaikan secara sepihak oleh para supir.

Ketua ikatan sopir angkutan antar kabupaten Boven Digoel, Andi Wambes membantah hal tersebut. Menurutnya hingga saat ini tidak ada kenaikan tarif angkutan antar kabupaten, namun jika masyarakat menemukan oknum sopir maupun calo yang meminta bayaran tinggi dari harga normalnya, diharapkan bisa bekerja sama dan melaporkan oknum tersebut kepada pihaknya selaku penanggung jawab pengelola terminal.

“Terkait harga tiket mobil ke merauke, sampai saat ini tidak ada kenaikan tarif. Jadi saya mau sampaikan kalau ada oknum-oknum sopir hilux yang menaikan tarif penumpang dari boven digoel ke merauke bisa lapor ke kita, sehingga kita ambil tindakan-tindakan karena itu merugikan pengguna jasa tranportasi,” tuturnya.

Andi Wambes juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak membayar ongkos angkutan kepada calo. Namun ongkos angkutan hanya bisa dibayarkan kepada sopir yang bersangkutan, dan hal seperti ini sering disampaikan kepada sopir diterminal, dan saat ini tidak ada kenaikan tarif angkutan antar kabupaten. “Jadi untuk tarif angkutan ini tidak ada kenaikan, masih tetap harga normal. Jadi penumpang yang duduk didalam itu harganya Rp 700.000, sementara yang di belakang atau dibagasi sebesar Rp 300.000,” jelas andi saat ditemui diterminal Hilux tanah merah kemarin. [VER-NAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *