Negara-Negara Maju Resesi Ekonomi, Cendana: Banyak Komoditas Alami Deflasi, Sepertinya Merauke Tidak
Cendana Murti Nuryana Sri Hapsara
Merauke, PSP – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Merauke, Cendana Murti Nuryana Sri Hapsara menilai bahwa indonesia khususnya Kabupaten Merauke tidak akan terdampak resesi ekonomi seperti yang saat ini telah dialami negara-negara maju.
Cendana menilai, saat ini di Merauke harga beberapa komoditas terpantau menurun. Selain itu, basis ekonomi kabupaten merauke adalah pertanian dan sector usaha mikro, sehingga menurutnya masih akan aman.
“Ini kan harga komoditas tertentu turun, jadi resesi untuk di Merauke kayaknya belum. Karena kita lebih banyak disektor pertanian. Kalau negara-negara yang berbasis jasa atau perdagangan besar mungkin bisa. Tapi kalau daerah yang masih mengandalkan UMKM yang kecil atau pertanian, saya kira masih aman,” kata Cendana kepada Papua Selatan Pos, Rabu (13/8/2020)
Ia mencontohkan seperti pada 1998 saat resesi ekonomi. Bisa terjadi dimana nilai tukar rupiah turun drastis yang mengakibatkan harga komoditas barang naik dan daya beli masyarakat menjadi menurun.
“Seperti kita ditahun 98 inflasi kan tinggi sekali. Dollar dari 2.500 sampai menjadi 17.000 ribu. Jadi semua harga naik dan menimbulkan daya beli orang kurang. Sehingga banyak usaha-usaha yang macet,” tandasnya.
Selain itu, Cendana menilai bahwa resesi ekonomi bisa dihindari apabila pihak perbankan bisa membantu menurunkan suku bunga. Dengan suku bunga yang rendah, maka masyarakat akan dengan mudah meminjam uang sebagi modal usaha. “Kemudian, jika suku bunga tinggi, juga bisa mempengaruhi dan bisa berbahaya. Kalau bisa suku bungga harus rendah, supaya pelaku usaha juga lebih mudah. Kredit yang bunganya rendah, akan memancing orang untuk berusaha. Karena biasanya orang terhambat dengan modal, mau kridit takut bungganya tinggi,” tandasnya. [WEND-NAL]
