Upaya Memutus Mata Rantai Covid-19 Mulai Kendor

0
Fransiskus Xaverius Sirfefa,S.IP

Merauke, PSP – Semangat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Merauke mulai terlihat kendor. Akibatnya jumlah kasus warga terpapar virus Corona makin meningkat. Data terakhir menunjukkan pasien yang terkonfirmasi positif sedah mencapai 112 orang dan 25 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kondisi tersebut tentu saja tidak boleh dianggap sebelah mata oleh pemerintah. Sebab, laju angka kematian akibat virus Corona sudah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

Anggota DPRD Merauke Fransiskus X. Sirfefa,S.IP menilai, keputusan mengenai lockdown wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar sedianya harus dipertimbangkan untuk diperpanjang.

” PSBB harus dilanjutkan. Bagi saya lockdown untuk bepergian keluar daerah harus dipertimbangkan apabila kasus terus meningkat,” kata Sirfefa lewat telepone selulernya, Minggu, 31/2/2021.

Sirfefa mengatakan, ketegasan dalam menjalankan protokol kesehatan dari pemerintah pun dirasa belum maksimal.  “Harus sudah ada langkah – langkah serius yang diambil oleh pemerintah dalam hal penertiban orang yang harus menggunakan masker. Ini terkesan macam ada pembiaran, saya melihat belum ditertibkan dengan baik. Di setiap rumah atau kantor paling tidak disediakan tempat cuci tangan,” kata dia. Mengenai masa transisi pimpinan, menurut Sirfefa, sudah selayaknya di nomor duakan, karena masyarakat saat ini,  sudah tinggal dalam ketakutan. “Persoalan proses masa transisi persoalan nomor dua sebenarnya. Yang pertama adalah komitmen kita sebagai kepala daerah, karena masih mengemban status kepala daerah. Itu tanggung jawab penuh untuk bisa mengambil kebijakan bersifat strategis terkait dengan urgensi daerah ini,” kata Sirfefa mengingatkan. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *