Covid-19 Melonjak, Pemda Merauke Pertimbangkan Lockdown Lokal
Sularso, SE
Wabup : Tapi kalau masih terus mengalami peningkatan, maka kita bisa mengambil langkah lockdown lokal dulu, setelah itu lockdown secara total.
Merauke, PSP – Wakil Bupati Merauke, Sularso menegaskan jika masyarakat tidak mau bekerjasama dengan mematuhi keputusan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) yang ditetapkan oleh pemerintah. Maka, kemungkinan besar Pemerintah akan kembali melakukan lock down. Hal ini dilakukan karena semakin meningkatnya penyebaran covid-19 di Kabupaten Merauke.
“Kalau memang PSBB tidak dijalankan dengan baik, dan tingkat kenaikan covid masih terus tinggi, kita lihat 14 hari perkembangannya seperti apa. Pengetatan sudah kita lakukan. Tapi kalau masih terus mengalami peningkatan, maka kita bisa mengambil langkah lockdown lokal dulu, setelah itu lockdown secara total,” kata Sularso kepada Papua Selatan Pos saat ditemui usai meninjau kesiapan RSUD Merauke dalam menangani Covid-19, Rabu (13/1/2021).
Sejalan dengan itu, dalam masa 14 pasca dikeluarkannya keputusan PSBB, Ia berharap masyarakat bisa turut berkontribusi membantu pemerintah guna menekan laju penyebaran covid-19.
“Mudah-mudahan dengan surat edaran pak Bupati masyarakat bisa bekerja sama untuk bisa melihat ini (masifnya penyebaran covid-19). Karena, ini kepentingan kita bersama bukan kepentingan siapa-siapa. Agar bisa memutus mata rantai covid-19 di Merauke,” tambahnya.
Jika harapan tadi tidak terjadi, menurutnya selain keputusan lockdown, pemerintah bersama aparat akan memberikan penertiban berupa sanksi kepada masyarakat yang tidak disiplin mentaati peraturan yang ada. “Mungkin nanti akan mengarah ke sanksi. Jadi kalau misalnya masyarakat memang berkerumun sudah dibubarkan dan berkerumun lagi, maka nanti akan ada sanksi,” pungkasnya. [WEND-NAL]
