Unit Usaha Waserda TKBM Kembali Beroperasi

0
Peresmian unit usaha Waserda Koperasi Pelabuhan Merauke ditandai dengan pemotongan tumpeng (2)

Peresmian unit usaha Waserda Koperasi Pelabuhan Merauke ditandai dengan pemotongan tumpeng. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Setelah mengalami kendala dalam proses operasionalnya sejak didirikan tahun 2015 lalu, kini unit usaha Waserda (Warung Serba Ada) Koperasi TKBM Pelabuhan Merauke dioperasionalkan kembali.

Pengoperasionalan Waserda ini, ditandai  dengan pemotongan tumpeng oleh para pembina – pembina TKBM Pelabuhan Merauke seperti KSOP Merauke, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi serta Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Merauke, di Gudang Arang Jumat (13/11).

Pendirian Waserda awalnya dilakukan demi memenuhi kebutuhan para buruh pelabuhan yang kini berjumlah 315 orang. Dan lebih dari itu meningkatkan kesejahteraan para buruh melalui akan adanya pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).

Namun, perjalanan waktu, tingkat kesadaran buruh untuk berbelanja di Waserda terbilang rendah ditambah dengan pengelola yang terpilih kurang mampu menjalankan Waserda kala itu.

“Saya minta ada peningkatan daya serap pikiran menyangkut membangun ekonomi kedepan. Kita berharap simpan pinjam dan pembagiam SHU terjadi disini. Karena 100 persen buruh pelabuhan 50 persen ada di Gudang Arang dan perputaran uang tinggi disini,” harap Ketua TKBM Pelabuhan Merauke Yohanes Bapset Puer.

Sementara itu, Ade Mardita yang dimandatkan sebagai manajer untuk memanajemen Waserda, usai peresmian mengatakan berkomitmen dalam mengelola Waserda terlebih khusus hal pembukuan.

“Pembukuan di saya harus jelas. Dimana, di TKBM memiliki 15 mandor yang artinya saya harus memilili 15 pembukuan pengambilan barang. Begitupun mengenai laporan akan dilakukan perbulan, dan diharapkan anggota akan menerima SHU,” ujar Ade Mardita. Dikatakan, mengenai harga barang-barang akan diberikan dibawah harga yang ada di kios – kios sekitaran. “Keuntungan tidak akan lebih dari Rp.2.000 bahkan ada yang hanya Rp.500 Ini demi menarik atau merangsang para anggota,” sebut Ade Mardita. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *