Senator Papua Selatan Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke

Merauke, PSP – Anggota DPD RI/MPR RI Provinsi Papua Selatan, Rudy Tirtayana, S.E., menanamkan empat pilar kebangsaan yang terdiri dari 4 pondasi negara Indonesia di Seminari Menengah Pastor Bonus, Jumat (19/6).
Dibalut dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang dikenal 4 pilar MPR RI di Aula Seminari Menengah Pastor Bonus Keuskupan Agung Merauke, kegiatan itu diikuti para seminaris, tenaga pendidik, serta civitas akademika.
Senator Rudy Tirtayana menjelaskan penting memahami dan mengamalkan empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia,” jelas Rudy.
Oleh karena itu, sambung dia, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan perlu terus ditanamkan sejak dini dalam hati agar lahir generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
“Empat Pilar MPR RI bukan hanya untuk dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” terang Rudy Tirtayana.
Pada kesempatan itu, Rektor Seminari Menengah Pastor Bonus Keuskupan Agung Merauke, Pastor Fransiskus Luan Projo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada senator Papua Selatan itu atas pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungan seminari.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Rudy Tirtayana dan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para seminaris dalam memperkuat wawasan kebangsaan, semangat persatuan, serta tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia yang baik,” ungkap Pastor Fransiskus Luan Projo.
Pastor Fransiskus mengharapkan hal-hal mengenai cinta tanah air dapat terus dilaksanakan, agar generasi muda khususnya para seminaris, semakin memahami nilai-nilai kebangsaan dan mampu menjadi agen perdamaian, persatuan, dan pembangunan bangsa di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai empat Pilar MPR RI semakin tertanam dalam kehidupan generasi muda Papua Selatan, sehingga dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewujudkan masyarakat yang harmonis, toleran, dan berkeadilan. [ERS-NAL]
