Pemprov Papua Selatan Gandeng DAMRI Sediakan Bus ASN ke Pusat Pemerintahan Salor
Launching layanan transportasi ASN Provinsi Papua Selatan bersama Perum Damri.
Merauke, PSP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Perum DAMRI dalam penyediaan layanan transportasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Selatan, Salor, Senin (20/4).
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan DAMRI akan menyediakan lima unit bus untuk mengangkut ASN menuju kawasan pusat pemerintahan di Salor, termasuk ke Kantor Gubernur, DPR Papua Selatan, serta kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Setiap unit bus berkapasitas 20 orang. Pengaturannya akan dibuat secara teknis agar adil bagi seluruh ASN di masing-masing OPD,” ujar Apolo.
Ia menjelaskan, tiga unit bus akan melayani ASN yang berkantor di OPD, sementara dua unit lainnya diperuntukkan bagi ASN yang bekerja di Kantor Gubernur dan DPR Papua Selatan.
Titik keberangkatan dipusatkan di Hotel Asmat dengan jadwal berangkat menuju Salor pukul 06.30 WIT. Sementara itu, perjalanan kembali ke Merauke dijadwalkan sekitar pukul 16.15 WIT.
Untuk operasional, termasuk perawatan dan pemeliharaan armada, akan dibiayai oleh Dinas Perhubungan Papua Selatan.
“Kami berharap ke depan ada penambahan armada agar lebih banyak ASN yang bisa terlayani,” kata Apolo.
Menurutnya, kehadiran layanan transportasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja ASN, baik dari aspek ketepatan waktu, kehadiran, maupun produktivitas kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan, Michael Rooney Gomar, menjelaskan bahwa total lima unit bus yang disediakan mampu melayani hingga 100 ASN.
“Satu unit bus mengangkut 20 orang, termasuk sopir dan kondektur yang merupakan ASN dari Dinas Perhubungan,” ujarnya.
Ia merinci, dua unit bus melayani rute Hotel Asmat menuju Kantor Gubernur dan DPR Papua Selatan, sedangkan tiga unit lainnya melayani rute ke kantor-kantor OPD.
Layanan bus ini beroperasi selama empat hari kerja, yakni Senin hingga Kamis, dengan jadwal keberangkatan pukul 06.30 WIT dari Hotel Asmat.
Michael menegaskan, ASN yang terlambat tidak akan dilayani karena keterbatasan kapasitas. “Kami mengimbau ASN untuk disiplin waktu dan bersama-sama menjaga keselamatan selama perjalanan dari Hotel Asmat ke Salor,” pungkasnya. [ERS-NAL]
