Dukcapil Merauke Terima 2000 Keping Blanko Setelah Terjadi Kekosongan Pekan Lalu
Yustina Regina Kamisopa
Merauke, PSP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Merauke sempat kekosongan stok blanko pada pekan lalu.
Kepala Dinas Dukcapil Merauke, Yustina Kamisopa mengungkapkan bahwa pengumuman kekosongan blanko telah ditempel sejak pekan lalu. Namun, melalui koordinasi cepat dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Merauke akhirnya mendapat suplai tambahan.
” Kami sudah berkomunikasi dengan provinsi dan pusat. Puji Tuhan, hari ini sudah diantar ke kantor sebanyak 2.000 keping blanko untuk menanggulangi kebutuhan yang ada,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Selama dua tahun terakhir, terutama sepanjang tahun Pemilu 2025, kebutuhan blanko untuk empat kabupaten di wilayah Papua Selatan sepenuhnya dibantu (backup) oleh pemerintah provinsi. Namun, memasuki tahun anggaran 2026, terjadi perubahan kebijakan yang signifikan.
“ Namun di akhir 2025 itu mereka sudah menyampaikan ke kita bahwa anggaran 2026 untuk mereka itu sangat kecil. Sehingga sepanjang tahun ini mereka tidak menganggarkan persediaan blanko dan kami harus menyediakan sendiri,” jelasnya.
Sehingga hal tersebut sempat memicu terjadinya kekosongan blanko di pekan lalu. Namun begitu, dirinya bersyukur masih ada sisa dari provinsi yang dapat digunakan untuk menanggulangi masyarakat yang sudah mengajukan pembuatan KTP.
Yustina menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan blanko, pihaknya akan mengajukkan permintaan blanko langsung ke pusat. “ Antisipasi kita kan tiap hari layanan ini kan tiap hari ada laporan, untuk kita menyampaikan penggunaan blanko. Kita berusaha untuk tidak habis sama sekali, kalau sudah tinggal 500, 1000 keping itu kita langsung bikin surat, kita komunikasi dengan pusat, dan kami harus jalan ambil langsung,” pungkasnya.[JON-NAL]
