106 Pimpinan Sinode PGI se – Indonesia Akan ke Merauke Akhir Bulan Januari 2026

0
Panitia MPL PGI Tahun 2026 di Merauke

Panitia MPL PGI Tahun 2026 di Merauke

Merauke, PSP – Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Januari hingga 3 Februari.

Ketua Panitia Pelaksana Sidang MPL PGI 2026 di Merauke, Soleman Jambormias, mengatakan pelaksanaan sidang ini akan melibatkan Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPI Papua), khususnya Klasis Merauke, sebagai tuan rumah penyelenggara.

“Sebanyak 106 pimpinan sinode dari seluruh Indonesia akan hadir di Merauke. Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 600 orang, termasuk perwakilan dari pusat PGI, gereja-gereja Asia, serta perwakilan gereja-gereja dunia,” ujar Jambormias di Merauke, Selasa (13/1).

Ia menyebutkan, kesiapan panitia saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Panitia juga mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Papua Selatan, khususnya masyarakat di Kota Merauke, agar pelaksanaan sidang berjalan aman dan lancar.

“Kami mohon dukungan, mulai dari ketenangan, sikap, hingga tata krama masyarakat dalam menyambut para tamu yang akan datang,” katanya.

Pembukaan Sidang MPL PGI dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari dan akan dipusatkan di GOR Hiad Sai, Jalan Prajurit, Merauke.

Jambormias menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, khususnya Gubernur Papua Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Merauke atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Selatan, Bupati Merauke, dan Wakil Bupati yang telah menyatakan kesediaan dan komitmen penuh untuk mendukung Merauke sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Dalam sidang tersebut, PGI akan membahas program kerja persekutuan gereja-gereja ke depan, termasuk isu-isu strategis nasional dan perkembangan sosial kemasyarakatan di daerah. Sejumlah narasumber nasional dijadwalkan hadir, di antaranya dari Kementerian Agama, para akademisi, serta kepala daerah.

Selain itu, Wakil Bupati Merauke juga direncanakan menjadi salah satu pembicara dengan materi terkait toleransi umat beragama di Merauke.

Panitia juga menekankan komitmen penyelenggaraan sidang yang ramah lingkungan, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai selama kegiatan berlangsung. “Sidang ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan budaya masyarakat menuju kepedulian lingkungan dan kebersamaan,” kata Jambormias. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *