Pejabat Kementerian dan Bappenas Tinjau Kawasan Transmigrasi di Merauke, Siapkan Pembangunan Balai Latihan dan Fasilitas Pendukung
Dirjen PPKTrans saat memaparkan master plan balai latihan transmigrasi di Papua Selatan kepada Bappenas.
Merauke, PSP – Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi bersama Bappenas dan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah melakukan kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi di Salor, Merauke pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Kamis (16/10).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dirjen PPKTrans Dr. Sigit Mustofa Nurudin dan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Dr. Ir. Medrilzam, M.Prof.Econ., Ph.D dan didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Selatan Lambertus Fatruan, ST.
Peninjauan lokasi rencana pembangunan balai latihan transmigrasi yang berada di wilayah pusat pemerintah Provinsi Papua Selatan ini dimaksudkan guna memastikan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan balai di atas lahan 16 hektar.
“Kami akan membangun balai latihan transmigrasi yang didalamnya dilengkapi fasilitas – fasilitas pendukung seperti kolam renang skala Olimpiade, dan juga mess patriot,” kata Sigit kepada wartawan di Telaga Sari.
Sigit menyebut kendati rancangan – rancangan maupun master plan balai sudah disiapkan pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Sembari melihat perkembangan , kan sayang nanti kalau sampai tidak digunakan. Saat ini masih dalam tahap perencanaan,” ujar Sigit.
Selain itu, rombongan juga meninjau perkembangan pertanian padi di Salor 1 Telaga Sari, serta melakukan pertemuan dengan masyarakat dan tim ekspedisi patriot di Salor 2, yang menjadi mitra dalam pengembangan kawasan transmigrasi.
“Lahan 16 hektar ini sudah aman, karena ini lahan kan lahan transmigrasi,” lanjut Sigit. Dirjen PPKTrans dan Bappenas juga melakukan dialog bersama masyarakat dan tim ekspedisi yang tengah bekerja di Salor guna mengetahui efektivitas dari tim ekspedisi sebab mereka ditugaskan diantaranya melakukan penelitian, kajian, diskusi secara mendalam terhadap masyarakat untuk pengembangan wilayah transmigrasi di Merauke. [ERS-NAL]
