Mesak Kotoki : Pemetaan 112 Kampung di Boven Digoel terkendala anggaran
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Boven Digoel, Mesak Kotoki
Tanah Merah, PSP – Proses pemetaan 112 kampung di Kabupaten Boven Digoel menghadapi kendala serius akibat keterbatasan anggaran. Hal ini juga berdampak langsung pada tertundanya status 26 kampung persiapan untuk menjadi kampung definitif.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Boven Digoel, Mesak Kotoki ungkapkan, hingga saat ini, pemetaan kampung dari 112 Kampung belum rampung dilakukan, hal ini juga disebabkan karena keterbatasan anggaran yang mendukung tim dalam proses pemetaan kampung tersebut.
mesak berujar, pihaknya bersama Tatapem Setda Boven Digoel sudah membentuk tim, terkait dengan pemetaan kampung, namun selama ini tidak berjalan baik karena terkendala anggaran.
“Untuk peta kampung ini sudah ada tim untuk bekerja, tapi selama ini tidak berjalan karena tidak ada biaya untuk mendukung mereka,”ujar Mesak Kotoki
Menurut Mesak, sebelum 26 kampung persiapan dapat ditetapkan menjadi kampung definitif, langkah penting yang harus ditempuh adalah menyelesaikan pemetaan delapan kampung induk terlebih dahulu. Sebab, sebagian besar dari 112 kampung di Boven Digoel belum memiliki peta yang jelas.
“Jujur saja, untuk peta di 112 kampung sebagian besar belum ada. Jadi yang harus diselesaikan lebih dulu adalah delapan kampung definitif, baru kemudian 26 kampung persiapan,” ujarnya.
Mesak menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada anggaran. Jika ada alokasi dana tambahan dalam anggaran perubahan, pihaknya optimistis proses pemetaan dapat segera dituntaskan.
Untuk itu ia berharap kepada DPRK Boven Digoel untuk mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan anggaran terkait dengan pemetaan kampung ini, sehingga penetapan kampung definitif tidak lagi tertunda. “Ketika peta ini sudah diberi anggaran, tentu akan diselesaikan,” kata Mesak Kotoki.[VER-NAL]
