IPW Boven Digoel Gelar Musda Tingkat Pertama

0
Forkopimda saat menghadiri Musda Tingkat satu IPW

Forkopimda saat menghadiri Musda Tingkat satu IPW

Tanah Merah, PSP – Ikatan Perempuan Wambon (IPW) Kabupaten Boven Digoel, gelar Musyawarah Daerah (Musda) Tingkat Satu, serta Pelantikan badan pengurus IPW Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan Periode 2025-2028. Kegiatan tersebut berlangsung selama Dua hari di Aula Kantor Bupati Sabtu Kemarin.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Boven Digoel Jefri Nirahua saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sesuai dengan tema pada Musyawarah Daerah Tingkat I yakni, perempuan asli Papua Selatan merawat identitas bersatu untuk perubahan dan budaya untuk masa depan. Dan  melalui semangat musyawarah I kita bertekad memperkuat peran perempuan wambon dalam pembangunan serta kemandirian ekonomi pelestarian adat dan budaya dalam melestarikan hak perempuan yang berbasis kearifan lokal. Melalui tema tersebut, seluruh IPW dan seluruh elemen diminta untuk memperkuat sinergi dan kerjasama dalam memajukan peran perempuan. Tidak hanya dalam bidang ekonomi, semata namun tetapi juga dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya yang menjadi jati diri sebagai masyarakat wambon.

Dikatakan Jefri, pelestarian adat dan budaya sangat penting dilakukan dengan tetap menjaga dan mewariskan nilai-nilai kearifan lokal yang telah ada. Oleh karena itu, perempuan memiliki peran sentral dalam hal ini, sebagai penghubung antara generasi dan penjaga tradisi khususnya di Kabupaten Boven Digoel.

“saya percaya, bahwa peran perempuan sangatlah krusial dalam pembangunan daerah. sebagai ibu rumah tangga, pemimpin komunitas, dan penggerak ekonomi lokal, perempuan memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan. kemandirian ekonomi yang kuat tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga akan berkontribusi pada kemajuan daerah kita,”ucap Jefri Nirahua saat membacakan sambutan Bupati.

Mewakili pemerintah daerah Jefri juga berharap, kepada badan pengurus, yang akan dilantik, agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi. Jadilah penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi perempuan wambon, bagi keluarga, dan bagi masyarakat kabupaten boven digoel pada umumnya. Tentu saja, perjuangan ini tidak akan mudah, namun dengan kerja keras, semangat gotong royong, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diyakini bisa dapat mewujudkan cita-cita organis tersebut. Serta melalui organisasi tersebut, perempuan wambon bisa lebih bersatu, saling mendukung dan memberikan inspirasi untuk generasi yang akan datang. “saya yakin dengan adanya organisasi ini, perempuan-perempuan wambon akan semakin memiliki ruang untuk berkembang, menguatkan posisi mereka dalam keluarga dan masyarakat, serta menjadi agen perubahan dalam berbagai sektor. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, ikatan perempuan wambon serta kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada acara ini,”tutupnya.[VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *