Raih 7 Medali, Air Mata Kadispora Sambut Kedatangan Atlit Paralimpik

0
Kadispora tampak tengah memeluk salah seorang atlit Paralimpik yang meraih medali.

Kadispora tampak tengah memeluk salah seorang atlit Paralimpik yang meraih medali.

Merauke, PSP – Atlit disabilitas Provinsi Papua Selatan berhasil menyabet 7 medali pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024 yang diselenggarakan di Solo beberapa waktu lalu.

Tercatat, pemerintah Provinsi Papua Selatan menurunkan 20 atlit di bawah kepengurusan National Paralimpik Commite Indonesia (NPCI) Provinsi Papua Selatan.

Kamis (16/10) para atlit tiba di Merauke, membawa 3 medali perak, 3 medali perunggu dan 1 medali emas. Kedatangan mereka disambut meriah keluarga dan tangis dari Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan Soleman Jambormias, S.Pd.,M.Pd di Bandara Mopah.

Dikatakan Soleman, para atlit sudah mengangkat nama DOB Provinsi Papua Selatan dengan segala keterbatasan mereka.

“Dengan keterbatasan mereka, Papua Selatan bisa dapat 7 medali. Kalian jangan khawatir kami akan selalu ada untuk kalian,” kata Soleman di pintu kedatangan.

Dilanjutkan, bahwa para atlit peraih medali akan mendapatkan apresiasi dari pemerintah Provinsi Papua Selatan.

“Ada bonus untuk mereka, khusus peraih medali emas akan mendapatkan satu unit motor,” kata Soleman.

Atlit Paralimpik Papua Selatan.

Menurut dia, masih banyak kaum disabilitas yang sedianya memiliki kemampuan di wilayah Provinsi Papua Selatan. Kedepan akan direncanakan pekan olahraga Paralimpik daerah guna melihat potensi kaum disabilitas baik dari Asmat, Mappi, Boven Digoel dan Merauke.

“Karena pola pikirnya, kita yang diciptakan oleh Tuhan ini secara sempurna, tapi masih saja mengeluh, tetapi mereka (kaum disabilitas) tidak mengeluh dan mereka menerima kenyataan hidup. Maka penting mengangkat mereka dari bidang olahraga,” tuturnya.

Disebutkan, pemerintah sudah memfasilitasi para kaum disabilitas tersebut seperti sepeda, maupun kursi roda dan tongkat.

“Untuk kelengkapan mereka saja kemarin, kita habiskan 872 juta, ini bertujuan untuk mereka tidak merasa dikesampingkan. Jadi 20 atlit yang di bawa untuk peparnas dana cuma 5 Milliar, dengan hasil yang maksimal karena memang ini ditata secara baik,” sebut Soleman. Diharapkan, prestasi para kaum disabilitas asal Papua Selatan itu dapat menginspirasi seluruh masyarakat untuk memberi yang terbaik bagi daerah. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *