Aksi Penolakan DOB, Benny Latumahina Angkat Bicara
Ketua DPRD Kabupaten Merauke Benny Latumahina
Merauke, PSP – Terkait aksi massa penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB)di beberapa kabupaten pada wilayah Papua, Ketua DPRD Kabupaten Merauke Benny Latumahina angkat bicara.
Menurutnya di masing-masing wilayah adat mempunyai kepentingan, konsep dan pola pikir yang berbeda-beda untuk menyuarakan DOB ini, dan aksi beberapa waktu lalu di luar wilayah kabupaten Merauke memang tidak tuntas, karena tidak di ijinkan oleh pihak kepolisian.
“Namun itulah aspirasi yang mereka sampaikan, lalu memang proses ini butuh pengarahan dan sosialisasi dari para pemimpin, sehingga masyarakat juga dapat memahami dengan baik. Saya juga berharap khususnya kita di daerah papua selatan harus betul-betul di sosialisasi untuk menjaga kebersamaan dan selalu untuk saling mengingatkan,” tutur Benny saat ditemui media disela-sela kesibukan, Rabu (9/3/22).
Memang diakuinya ada pro dan kontra terkait pemekaran DOB dimana ada pihak-pihak tertentu yang sangkutpautkan DOB ini dengan hal-hal yang lain, termasuk soal ketersediaan Sumber Daya Manusia.
“Mudah-mudahan kita di papua selatan tetap konsisten dengan perencanaan pemekaran (Provinsi Papua Selatan) PPS, karena pasti kita mempunyai seribu alasan untuk mencari konsep perjuangan, sehingga bagaimana perencanaan PPS terutama dalam perencanaan sistem pemerintahan dan lainnya bisa berjalan lancar,” terangnya.
Dia berharap, pemerintah dan masyarakat di papua selatan yang terdiri dari empat kabupaten yakni kabupaten Merauke, , Boven Digoel dan Asmat, tetap konsisten dalam menyampaikan informasi publik dan mensosialisasikan hal-hal yang benar pada masyarakat kita, sehingga keberadaan PPS ini bisa terdorong dengan baik. [RADE-NAL]
