Jenazah ABK KM. Jacque Line 01 Ditemukan Tergeletak di Pesisir Pantai Onggari
Petugas SAR saat mengevakuasi jenazah ABK kapal yang ditemukan sudah tidak bernyawa lagi, kemarin. Foto: PSP/FHS
Merauke,PSP – Jenazah Parman, anak buah kapal (ABK) KM.Jacque 01 yang dilaporkan hilang Senin (14/2), ditemukan dengan kondisi tergeletak dan tak bernyawa lagi di pesisir pantai Onggari, kemarin. Ia ditemukan sekitar 14 kilometer dari lokasi kejadian.
“Info awal ini disampaikan oleh warga masyarakat pesisir pantai Onggari yang masuk dalam tim SAR gabungan. Itu terlihat sekitar pukul 07.39 wit,” ujar ujar Agung, komandan regu rescuer yang bertugas di lapangan, Rabu (16/2).
Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi temuan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah benar-benar korban yang tengah dicari akibat kecelakaan kapal beberapa hari lalu di sungai Kumbe. Korban lantas dievakuasi melalui jalan darat menuju ke Puskesmas Kumbe untuk diserahkan ke pihak kapal serta penanganan jenasah lebih lanjut oleh medis.
“Saya sudah koordinasi dengan puskesmas dan personil pos Polisi Kumbe soal rencana pemakamannya dan diputuskan jenasah akan dimakamkan di pemakaman Kumbe,” katanya.
Kepala Basarnas Merauke, Supriyanto Ridwan,S.E menyampaikan ucapan terimakasih pada seluruh potensi SAR yang turut terlibat dalam operasi SAR kali ini. Dengan ditemukannya Parman, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kembali ke ke satuan masing.
Untuk itu, ia berpesan kepada para nelayan yang beraktifitas di air, agar mengutamakan keselamatan. “Pelampung yang harus kita gunakan kalau kita aktifitas di air ,” tandasnya.
Seperti diketahui peristiwwa malang itu terjadi Senin (14/2). Dimana seorang anak buah kapal terjatuh dari atas kapal yang sedang lego jangkar di sungai Kumbe. Korban terjatuh bernama Parman, berusia 32 tahun.[FHS-NAL]
