Terus Bertambah, Jumlah Pasien Covid-19 di Merauke 70 orang
Bupati Romanus Saat Beri Arahan Terkait Covid-19. Foto: PSP/WEND
Bupati : Arahan Presiden Genjot Vaksinasi dan Laksanakan Protokol Kesehatan dengan Baik
Merauke, PSP – Munculnya varian baru Covid-19 bernama Omicron membuat kekhawatiran masyarakat terkait kembali melonjaknya kasus Covid-19 di kabupaten Merauke. Data terbaru pada Selasa 8 Februari 2022, sebanyak 70 orang dinyatakan Positif Covid-19 di Merauke, jumlah tersebut bertambah 27 kasus dari hari sebelumnya yang berjumlah 43 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita mengungkapkan bahwa penambahan pasien Covid-19 tersebut didominasi oleh pasien yang berkontak langsung dengan pasien Covid-19 yang sebelumnya terdeteksi.
“ Kita tracing semua, kita telusuri kontak dengan mana saja, kita periksa lagi,” katanya.
Dirinya mengatakan, hingga saat ini pasien Covid-19 masih melakukan isolasi secara mandiri. Namun begitu pihaknya telah menyiapkan tempat untuk isolasi terpusat bagi pasien yang tidak dapat melakukan isolasi mandiri.
“ Masih Isolasi mandiri. Isolasi terpusat kita siapkan saja, kalau orang tidak bisa isolasi mandiri ya kita isolasi terpusat,” jelasnya.
Melihat dari tingginya pasien Covid-19 di kabupaten Merauke, dihimbau kepada masyarakat Merauke untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama melakukan aktivitas guna menekan lonjakan penyebaran Covid-19 di kabupaten Merauke.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka menyebutkan dua hal yang menjadi perintah presiden Jokowi guna menyikapi terus meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia, secara khusus di Kabupaten Merauke.
Menurut Romanus, Dua hal tersebut adalah agar pemerintah disemua tingkatan terus mengenjot program vaksinasi kepada seluruh masyarakat, baik lansia maupun anak-anak. Kedua, protokol kesehatan harus kembali digemakan dan diawasi dalam seluruh aktifitas masyarakat.
“Pokok poin dari arahan beliau ada dua, satu kita kembali menertibkan protokol kesehatan. Ini harus betul-betul dilaksanakajn dengan baik. Jadi gugus covidnya harus kembali aktif bekerja. Lalu yang kedua, vaksin harus segera kita evektifkan juga,” terangnya dalam rapat penanganan covid bersama forkopimda, di Kantor Setda Merauke, Selasa (8/9).
Adapun terkait capaian vaksinasi, Romanus menyebutkan bahwa setidaknya saat ini angka vaksinasi pertama dan kedua telah mencapai 65 persen.
“Hasil vaksin kita untuk merauke untuk vaksin pertama sudah diatas 87 persen, dan dosis kedua, 65 persen. Ini kita upayakan untuk mungkin dosis 3 sudah harus kita mulai,” tambahnya.
Selanjutnya, sebagai langkah antisipasi, Romanus juga meminta kepada dinas terkait untuk segera memperkuat cadangan obat dan oksigen, sebelum kasus semakin meningkat dan kembali terjadi kelangkaan obat dan oksigen.
Sementara itu, secara internal, Romanus mengaku pemerintah daerah telah kembali menyiapkan hotel akad sebagai tempat isolasi terpusat bagi masyarakat yang terpapar covid-19 dengan kejala sedang hingga berat.
“Kalau tidak salah, yang di Korem rumah sakitnya khusus untuk covid, nanti saya coba komunikasi dengan pak Danrem. Jadi nanti rumah sakit mana yang akan difokuskan untuk penanganan covid, selama ini kan rumah sakit umum,” pungkasnya. [WEND/JON-NAL]
