Realisasikan Program PTSL, ATR/BPN Merauke Serahkan Ratusan Sertipikat Gratis Ke Masyarakat
Penyerahan Sertifikat Program PTSL oleh BPN Merauke. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Merauke melaksanakan penyerahan ratusan sertipikat kepada masyarakat. Penyerahan ini merupakan realisasi dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digagas oleh presiden Jokowi untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus sertipikat.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Merauke, Pieter Thontje Waromi, S.ST mengatakan bahwa penyerahan sertipikat ini merupakan acara lanjutan dari penyerahan yang telah dilakukan sebelumnya secara simbolis di Jayapura pada (15/12/2021), yang diselenggarakan secara serentak di 3 Provinsi yakni Provinsi Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur, dengan dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN RI Melalui Zoom meeting.
“Pada hari ini kami menyerahkan sebanyak 398 sertipikat PTSL yang berasal dari dua kelurahan, yakni kelurahan Muli dan Rimba Jaya. Dengan rincian 161 dari Kelurahan Muli, dan 237 dari kelurahan Rimba Jaya,” katanya usai kegiatan di Ruang Kerjanya, Selasa (21/12/2021).
Melalui program ini, masyarakat yang telah mengajukan penerbitan sertipikat, cukup membawa kartu identitas berupa KTP atau KK, kemudian datang secara langsung tanpa diwakilkan, maka masyarakat bisa langsung membawa pulang sertipikatnya.
“Bila pemohon tidak bisa mengambil pada hari ini, pemohon bisa mengambil diloket pelayanan, pada jam kerja Kantor Pertanahan Merauke,” tambahnya.
Selain program PTSL, Pieter mengungkapkan bahwa pada hari ini, pihaknya juga akan melaksanakan penyerahan sertipikat kepada masyarakat di Distrik Jagebob melalui program lainnya.
“Kami juga akan menyelenggarakan pembagian sertipikat untuk Program Redistribusi Tanah dengan total 500 sertipikat yang siap diserahkan secara langsung di Balai Kampung Mimi Baru, Distrik Jagebob pada Rabu 22 Desember 2021,” sebutnya.
Sementara itu, 4 tahun lalu sejak dimulainya program PTSL di Merauke, BPN Merauke telah menyerahkan ribuan Sertipikat PTSL.
“Kalau Merauke, PTSL sudah dimulai sejak 2017 sampai sekarang 2021, total sudah 13.419 sertipikat yang sudah dikeluarkan,” katanya.

Sejak PTSL direalisasikan, Pieter menjelaskan konsepnya mengalami beberapa kali perubahan. Hal ini untuk mengejar target agar 2025 seluruh warga masyarakat telah memiliki sertipikat atas bidang tanahnya.
“Sekarang konsepnya agak berbeda, yaitu dengan yang kita sebut 3M (Mendekat, Merapat, dan Menyeluruh). Jadi pada satu kelurahan, harus terdata atau terukur secara keseluruhan, baru bisa berpindah ke kelurahan lain. Karena program ini harus membentuk satu kelurahan lengkap.
Jadi waktu PTSL pertama belum menggunakan sistem 3M, masih sporadis/berpindah-pindah, bisa di Samkai atau Mandala karena wilayah kerja kita sampai di Kabupaten Asmat.
Sementera itu, salah satu masyarakat penerima program PTSL dari Kelurahan Muli, Frederik Balagaize usai menerima sertipikat mengaku sangat senang. Frederik menjelaskan proses pengurusan yang ia lakukan tidak terlalu lama, dan tidak berbelit-belit. Dari pengalamannya, tanpa program ini ia sangat kesulitan dalam melakukan pengurusan Sertipikat.
“Saya punya sertipikat satu, urusnya Januari, keluarnya Januari, satu tahun ngurusnya. Tapi kalau yang ini, luar biasa, 2 bulan saja. Jadi saya anggap tidak seperti yang lalu-lalu, dan biaya gratis. Saya berterima kasih, terutama Presiden dapat melihat ini, karena dari dulu sudah susah cari sertipkat. Sekarang kita bersyukur, tidak susah makan waktu, tidak buang-buang uang, sertipikat sudah datang,” terangnya tadi setelah menerima sertipikat.
Hal senada juga disampaikan oleh penerima sertipikat dari Kelurahan Rimba Jaya, Sarlota Mari yang mengungkapkan rasa terimakasihnya atas adanya program PTSL yang bisa memudahkan masyarakat.
“Senang, dapat bantuan dari pemerintah untuk urus ini. Saya sangat terbantu, terimakasih kepada pemerintah atas program ini untuk urus sertipikat,” tuturnya. [WEND-NAL]
