Dinas Perindagkop Berencana Gelar Pameran UMKM

0
Jumpa Pers Oleh Kepala Dinas Perindagkop Erik Rumlus

Jumpa Pers Oleh Kepala Dinas Perindagkop Erik Rumlus. Foto: PSP/CR1

Merauke, PSP – Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat antusias dengan pelaksanaan kegiatan pameran pasar malam yang di gelar selama 9 hari didepan kantor Bupati Merauke. Melihat suksesi itu,  Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) merencanakan 2022 akan melakukan pendampingan serta menerobos sirkulasi ekonomi baik dari produksi hingga pemasaran untuk mensejahterakan kelompok UMKM.

Kepala Dinas Perindagkop Erik Rumlus menyampaikan, kelompok UMKM yang diakomodir oleh dinas Perindagkop dalam mengikuti event nasional PON XX berjumlah 121 kelompok UMKM yang terdaftar baik Souvernir dan Kuliner. Dinas Perindagkop tetap akan mengupayakan untuk melakukan pendampingan kepada semua kelompok UMKM-UMKM yang mengalami permasalahan dalam produksi dan pemasaran, dinas juga berencana akan melakukan pameran jangka pendek ditahun 2022.

“Kami akan mengupayakan untuk melakukan pameran jangka pendek secara rutinitas di ditiap tahun untuk membantu kelompok UMKM dalam pemasaran, dan juga kami akan melakukan pendampingan kepada kelompok UMKM tentang bagaimana metode penentuan harga yang sesuai dengan produk yang di pasarkan, karena permasalahan kelompok UMKM  yang lebih dominan adalah mengenai penentuan harga dan sirkulasi manajemen pemasaran,” tutur Erik saat jumpa pers, Kamis (14/10/21).

Dia juga menambahkan, pada event nasional PON XX ini yang paling dominan di beli adalah souvernir noken dan mahkota kepala. Untuk kuliner khas merauke yang di beli pada ajang PON XX adalah cendol sagu dan beberapa jenis kuliner lainnya, namun ada beberapa jenis souvernir dan kuliner yang belum mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan harapan kelompok UMKM.

“Sehingga kami dari dinas tetap akan mengupayan untuk melakukan penerobosan bagi UMKM-UMKM yang belum mendapatkan dampak pada ajang PON XX ini dan tentu ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak dinas untuk mengakomodir beberapa kelompok UMKM yang belum mendapatkan  dampak dalam event nasional,” pungkas. [CR1-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *