Penyaluran Subsidi Pupuk Tidak Sesuai RDKK

0
Pupuk

Merauke, PSP – Penyaluran Subsidi Pupuk ditahun ini berkurang kuotanya, karena tidak sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK). Akibatnya, petani belum mampu memaksimalkan kualitas beras sesuai dengan yang diharapkan pemerintah.

Ketua Aliansi Petani Padi Merauke, Bino menjelaskan penyaluran subsidi pupuk ini selalu bermasalah karena tidak sesuai dengan RDKK di lapangan. Sementara, ditahun ini pemerintah berjanji akan menambahkan kuota subsidi pupuk yang sesuai dengan kebutuhan RDKK di lapangan.

“Kami dari petani sangat berharap jika ada penambahan kuota subsidi pupuk yang sesuai dengan RDKK dilapangan, karena jika penambahan kuota subsidi pupuk tidak direalisasikan ditahun yang akan datang, maka petani akan mengalami kesusahan pupuk untuk memproduksi padi yang sesuai dengan harapan pemerintah,” ujar Bino via telepon, Selasa (28/9/21).

Dia menambahkan, untuk penyaluran subsidi pupuk kepada petani padi, ia membuat RDKK yang sesuai dengan kebutuhan petani dilapangan, tetapi pada dasarnya penyaluran subsidi pupuk yang disalurkan tidak sesuai dengan kebutuhan RDKK dilapangan, dan menurutnya ini menjadi permasalahan petani yang sangat urgent.

“Sehingga sampai saat ini ada beberapa petani padi yang sudah menggunakan pupuk non subsidi, karena mereka melihat bahwa penyediaan kuota subsidi pupuk yang di sediakan oleh pemerintah sangat terbatas bagi petani padi,” kata Bino seraya mengatakan untuk penyaluran pupuk subsidi dinas pertanian kabupaten hanya sebatas mengetahui, namun  yang mempunyai tanggung jawab adalah pihak dinas pertanian provinsi.

Bino berharap, ketika pemerintah meminta petani padi untuk memaksimalkan kualitas beras, pemerintah juga harus mengupayakan untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi petani padi untuk dapat memaksimalkan kualitas beras yang sangat baik. [CR1-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *