Romanus: Jika Kasus Covid Sampai 500, Kita akan Close
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka
Merauke, PSP – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Merauke dibawah kepemimpinan Romanus Mbaraka sangat ingin agar penyebaran COVID-19 di wilayahnya dapat cepat teratasi. Langkah strategis pun sudah disiapkan Bupati Merauke.
Bupati tegaskan apabila warga yang terpapar COVID-19 di Merauke sampai menyentuh 500 kasus, maka semua aktifitas baik perdagangan, peribadatan, perkantoran, dan akses keluar masuk kota akan dihentikan sementara waktu.
“Tadi saya rencana, kalau dia tembus 500, minta maaf bapak ibu, saya akan close semua distrik. Saya tutup dulu. Sehingga tidak ada aktifitas dari kota ke distrik dan dari distrik ke kota. Jadi semua aktifitas tidak ada,” tegasnya di kantor setda Merauke, Senin (12/7/2021).
Bahkan, Romanus tidak akan segan-segan menutup rumah makan yang tetap beroperasi diatas jam operasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Yang tidak pakai masker, besok dia push up dijalan. Yang buka cafe agak malam lebih dari jam 8, izinnya kita cabut. Kalau yang warung makan, siang dia boleh buka, tapi bangkunya harus menyimpan,” tambahnya.
Romanus menambahkan, kondisi COVID-19 saat ini yang penyabarannya lebih cepat dan sporadis, harusnya menjadi perhatian semua pihak agar semakin disiplin dan berhati-hati.
“Protokol kesehatan menjadi atensi yang tidak bisa ditawar menawar, mulai dari 3M, sampai dengan vaksin. Dulu, kalau kita kena COVID, istri anak kita dirumah bisa tidak kena. Tapi sekarang begitu kita kena, dalam hitungan detik, semua kena,” terangnya.
Oleh karenanya, ia mengajak semua pihak, agar secara bersama-sama mentaati protokol kesehatan dengan menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungannya. “Saya harap semua tokoh agama, mari kita partisipasi semua untuk menyelesaikan hal ini. Mudah-mudahan bulan ini bisa turun, kalau kita mau kerja keras. Tapi kalau semua anggap remeh, tidak akan terjadi,” pungkasnya. [WEND-NAL]
