Robert Simbolon : Diupayakan Tahun Ini, PLBN Sota Diresmikan
PLBN Sota.Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia dan tim dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) berkunjung ke Kabupaten Merauke, Kamis (27/8).
Rombongan tiba di Bandar Udara Mopah Merauke sekira pukul 11.45 Wit dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinator Pertahanan Negara (Kemenkopolhukam) Mayjen TNI Hilman Hadi, S.IP.,M.B.A.,M.Han dan Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon.
Kedatangan mereka langsung disambut oleh Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka,MT di VIP room Bandar Udara Mopah.
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon kepada wartawan mengatakan, kedatangan rombongan ke Kabupaten Merauke salah satunya guna melihat keadaan PLBN Sota.
Terkait peresmian PLBN Sota, kata Robert, segala bentuk progres dan persiapan akan dilaporkan langsung ke Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. “Nanti kami akan laporkan ke presiden setelah membahas dengan pak bupati dan jajaran pemerintah disini (Merauke),” jelas Robert.

Dikatakan Robert, peresmian secepatnya dapat dilakukan setelah kunjungan kerja dilaporkan ke presiden. “Kita usahakan (diresmikan tahun ini) bapak presiden ada waktu untuk itu, karena hanya beliau langsung yang harus meresmikan, nanti akan kita informasikan perkembangannya ya ,” kata Robert.
Sebelumnya, para warga pedagang di perbatasan RI-PNG Distrik Sota Kabupaten Merauke berharap Presiden Ir. H. Joko Widodo sesegera mungkin meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sota.
Hal itu disampaikan para warga pedagang, guna terjadinya aktivitas keluar masuknya masyarakat dan wisatawan. Yang akan melakukan aktivitas beli di usaha mereka. “Ini kan sudah selesai dari awal tahun kemarin. Kami berharap secepatnya diresmikan, kalau boleh pak Jokowi sendiri yang resmikan,” ujar Margaret Naip kepada Papua Selatan Pos di PLBN Sota kala itu.
Margaret Naip merupakan salah satu pedagang di wilayah penunjang di PLBN Sota. Tampak, di wilayah penunjang menuju pagar PLBN itu sudah disediakan kios – kios tempat beberapa orang asli Papua berjualan. Seperti sembako dan cendramata.
“Sekarang memang kami diberikan berjualan 3 kali seminggu, Senin, Rabu dan Jumat. Perputaran uang lambat apalagi Covid seperti ini. Diresmikan lah supaya perputaran uang ada,” harap dia.
Hal senada disampaikan pedagang cendramata lainnya Stef Gebze, berharap PLBN itu diresmikan oleh presiden. “Berharap presiden Jokowi datang resmikan to, karena ada suara – suara kami dengar begitu. Kalau aktivitas masyarakat banyak kesini kan pemasukan juga lancar,kalau mereka beli,” lugas Stef. Stef menyebut, bahwa mereka dipindahkan dari wilayah penyangga diluar PLBN ke wilayah penunjang. “Dulunya kami di belakang arah patok situ, dipindahkan kesini. Kios ini juga tidak bayar sewa,” pungkasnya. [ERS-NAL]
