PAW Anggota DPRD Boven Digoel Segera Dilakukan

0
Steven Robert Belarminus,SPi dan Ketua Forum Intelektual Masyarakat Adat Nusantara Boven Digoel Yulianus Muarsarsar.SP

Steven Robert Belarminus,SPi dan Ketua Forum Intelektual Masyarakat Adat Nusantara Boven Digoel Yulianus Muarsarsar.SP. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Komunitas Masyarakat Kabupaten Boven Digoel Cinta Demokrasi dan Forum Intelektual Masyarakat Adat Nusantara Boven Digoel meminta pelantikan anggota DPRD Boven Digoel melalui PAW dari Isak Bangkri kepada Anton Bulukei pada fraksi PDIP sesegera mungkin dilakukan.

Yang mana, akibat belum adanya pelantikan tersebut satu dari 20 kursi DPRD Boven Digoel sementara masih lowong.

Steven Robert Belarminus,SPi mengatakan ada satu kursi di DPRD Boven Digoel yang belum terisi sampai hari ini, berdampak pada tidak terarahnya proses pembangunan sesuai wilayah distrik kemenangan.

“Karena sesuai tahapan untuk PAW dalam amanat undang – undang sudah ditetapkan 5 hari, paling lama satu minggu ini sudah 4 bulan,” ujar Steven Robert kepada wartawan di Jalan Raya Mandala lusa lalu.

Menurutnya, akibat dari belum dilakukan pelantikan tersebut ada kerugian di daerah pemilihan wilayah tertentu.

“Kursi DPR ini kan bukan kursi partai politik, tapi kursi rakyat, kami mau tau sebab apa sampai hari ini belum ada pelantikan,” kat Robert.

Menurutnya meski banyak yang menyela dorongan pelantikan tersebut harus dilakukan, namun perlu dikatehui masyarkat membutuhkan kepastian dari pembangunan di daerah pemilihan.

“Meski banyak yang menyela dorongan kami ini, bagi kami ini patut di dorong, karena di dapil satu yang mencakup wilayah digoel seebelah,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua Forum Intelektual Masyarakat Adat Nusantara Boven Digoel Yulianus Muarsarsar.SP juga mempertanyakan kapan pelantikan PAW tersebut dilakukan. “Kami mau tau kapan hal ini bisa diselesaikan. Kami bukannya mau mencampuri urusan rumah tangga partai, tapi ini suara rakyat , rakyat yang memilih. Maka kami berharap pelantikan segera dilakukan,” tutup Yilianus. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *