Jelang hari Raya Idul Fitri Polres Boven Gelar Apel Pasukan
Gelar apel pasukan yang dipimpin Dandim 1711/BVD. Foto: PSP/VER
Tanah Merah, PSP – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Boven Digoel Gelar Pasukan Oprasi Ketupat Matoa 2021. Apel gelar pasukan tersebut di pimpin langsung Dandim 1711/BVD letkol Czi Daniel Panjaitan di halaman Mapolres boven digoel yang melibatkan TNI/Polri, Basarnas Satpol PP serta Dinas Perhubungan Kabupaten Boben Digoel.
Dandim 1711/BVD saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Wibowo mengatakan Operasi Ketupat Matoa 2021 yang dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. sehingga potensi ancaman yang terjadi harus dapat diatasi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Selain itu juga Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri mulai 6 Mei hingga 17 Juni 2021 mendatang dengan tujuan untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19. Dikatakan Dandim, Pada pengalaman tahun lalu masyarakat menggunakan berbagai cara untuk mengelabui petugas agar dapat mudik sehingga hal ini dijadikan pengalaman dengan mengedepankan pencegahan dengan cara pendisiplinan masyarakat pada Protokol Kesehatan (P3K), Vaksinasi dan PPKM Mikro yang dinilai cukup efektif. Untuk itu, Kegiatan keagamaan dalam rangka Puasa dan Idul Fitiri 1442 H harus tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga kejadian di Negara India pada saat perayaan Hari Raya Keagamaan Umat Hindu yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah besar membuat Kluster baru penyebaran Covid-19 tidak terjadi di Indonesia.
Sementara di tempat yang sama Wakapolres Boven Digoel Kompol Ferdinand B Maasawet, SIK katakan Dalam pelaksanaan Apel merupakan kegiatan pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat yang dilaksanakan selama dua belas Hari mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang dengan kegiatan memberikan Himbaun tentang Protkes Covid-19 dalam menjalankan Ibadah Terawih dan Idul Fitri sesuai aturan pemerintah serta melaksanakan himbuan larangan Mudik lebaran fan Dalam pelaksanaan Operasi ini di gelar sebanyak 2 Pos Pelayanan bertempat di bandara dan di Pelabuhan dan 2 Pos Pengamanan di titik Nol dan wilayah hukum Polsek Jair total anggota yang terlibat Operasi sebanyak 112 Personil. “Sesuai arahan pimpinan kita akan buat pos-pos pengamanan di beberapa titik, untuk membatasi arus mudik, satu langkah ketegasan yang kita akan ambil yaitu, kita akan lakukan pemeriksaan setip kendaraan apakah sesuai dengan standar protokol kesehetan atau tidak, jika tidak sesuai maka kita akan suru putar balik arah, baik dari tanah merah ataupun merauke. Karena himbawan dari pemeribtah ini sudah jelas bahwa tahun ini tidak ada mudik,”tegasnya. [VER-NAL]
