Pemukulan Empat Babi Tandai Pembukaan Kantor Gubernur dan DPRP Papua Selatan
Babi yang dipukul menandai pembukaan pintu kantor gubernur dan DPR Papua Selatan di Salor
Merauke, PSP – Untuk membuka pintu kantor gubernur dan DPR Provinsi Papua Selatan di pusat pemerintahan KTM Salor, pemerintah dan masyarakat menggelar prosesi adat dengan memukul 4 ekor babi, Senin (5/1).
pemukulan babi itu pertanda pintu Kantor Gubernur serta Kantor DPRP Papua Selatan dibuka.
Pemukulan babi itu dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Ketua DPR Provinsi Papua Selatan, Bupati Merauke, Bupati Boven Digoel dan sejumlah pejabat.
Pada kesempatan itu, Para tetua adat meminta Gubernur Apolo Safanpo agar memperhatikan anak-anak adat suku marind.
“Kami mengharapkan anak-anak kami bisa juga bekerja di kantor pemerintahan ini,” kata Heri Gebze.
Heri Gebze salah satu tokoh adat meminta agar memfasilitasi anak-anak di Kampung Salor agar bisa berkembang dan maju seperti daerah lain.
Heri Gebze juga meminta Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan memperhatikan tokoh-tokoh adat yang terus berupaya maju menyelesaikan masalah di masyarakat.
“Kami senang dan bangga karena pemerintah memilih kampung kami untuk membangun kantor pemerintah Untuk diketahui, upacara adat sudah berlangsung sejak Minggu 4 Januari hingga Senin 5 Januari 2025. [ERS-NAL]
