Polres Merauke Tangani Kasus Penganiayaan yang Terjadi di Wilkum Polsek Neukenjerai
Polisi tangani kasus penganiayaan di kampung Onggaya
Merauke, PSP – Diduga karena terjadi ketersinggungan di sebuah pertemuan yang terjadi di Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke berujung aksi penganiayaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia berinisial AS, Rabu (29/10) sekitar pukul 01.00 WIT dinihari.
Akibat penganiayaan tersebut korban AS mengalami sejumlah luka berat ditubuhnya dan korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan sempat menjalani penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Imbas dari kejadian tersebut, 3 unit rumah warga juga turut dibakar.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
‘’ Sekitar pukul 03.00 WIT dinihari, kita mendapatkan laporan adanya peristiwa penganiayaan. Setelah kami turun ke sana dipimpin langsung Kabag Ops bersama 30 personel, ada korban yang menderita penganiayaa akibat benda tajam. Sempat ditangani secara medis dan meninggal dunia,’’ kata Kapolres Leonardo Yoga, Rabu (29/10).
Soal kronologi kejadiannya, Kapolres menjelaskan bahwa masih simpang siur dan belum ada yang benar-benar dimintai keterangan sebagai saksi.
“ Tapi menurut keterangan beberapa masyarakat, berawal dari cekcok di sebuah acara. Kemudian ada yang tersinggung dan terjadi penganiayaan. Intinya antara korban dan pelaku saling kenal. Namun kata-kata apa yang membuat ketersinggungan yang berujung pada penganiayaan berat itu masih kita dalami,” terang Kapolres.
Kapolres menjelaskan, pasca dari kejadian tersebut berimbas pada pembakaran rumah. Sampai pukul 11.00 WIT, tercatat 3 unit rumah warga dibakar. ‘’Tapi tidak ada korban jiwa tambahan,’’ sambungnya.
Kapolres juga menjelaskan, selain menurunkan 30 personel untuk memperkuat Polsek Naukenjerai, pihaknya juga dibackup dari Brimob Merauke yang berupaya agar situasi keamanan kembali kondusif.
“ Kami juga melakukan penggalangan terhadap tokoh-tokoh adat, kepala kampung termasuk tokoh agama untuk sama-sama bersinergi menyelesaikan masalah ini sehingga situasi bisa menjadi kondusif dan aman kembali,’’ tambahnya.
Ditempat berbeda, Kapolsek Neukenjerai Ipda Ramli menjelaskan bahwa hingga pukul 15.30 Wit Situasi Kamtibmas masih dalam keadaan aman dan kondusif. “ Kita berdoa semoga situasi aman dan terkendali,” tutupnya.[JON-NAL]
