SPPG MBG di Merauke Hentikan Sementara Operasional, Dana dari BGN Belum Cair
Murid di salah satu sekolah di Merauke saat menerima MBG sewaktu kunjungan Wapres Gibran.
Merauke, PSP – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Merauke menghentikan sementara operasionalnya.
Penghentian ini dilakukan lantaran dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum juga dicairkan.
SPPG ini merupakan bagian dari pelaksanaan program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dimandatkan kepada SPPG Putri Papua Selatan untuk wilayah Merauke.
Ketua SPPG Provinsi Papua Selatan yang juga bertindak sebagai penanggung jawab SPPG Kabupaten Merauke, Anisa Amalia, membenarkan penghentian sementara tersebut saat dikonfirmasi, via WhatsApp tadi malam.
“Kami sudah menginformasikan kepada sekolah-sekolah bahwa operasional MBG dihentikan sementara,” tulis Anisa.
Tercatat, ada 8 sekolah yang menjadi sasaran SPPG Merauke dengan total 3.960 penerima manfaat program MBG. Termasuk kelompok 3B baik ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Anisa menjelaskan, penghentian ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi maraknya kasus terkait MBG di beberapa wilayah lain. Pihaknya tengah mempersiapkan pelatihan sanitasi dan penjamah makanan bagi relawan yang terlibat.
“Karena marak kasus MBG, kami putuskan untuk berhenti sementara. Saat ini kami sedang melatih relawan terkait penjamah makanan dan sanitasi, serta melengkapi dokumen sanitasi untuk SPPG kami,” lanjutnya.
Selain alasan teknis, ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini SPPG Merauke belum menerima pencairan dana dari BGN, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan operasional.
Kami tidak bisa melanjutkan operasional karena dana dari BGN untuk SPPG kami juga belum cair,” tambahnya. Belum diketahui kapan operasional program MBG di Merauke akan kembali berjalan. [ERS-NAL]
