Sat Lantas Polres Boven Digoel berikan Edukasi Berlalulintas kepada Pelajar
Siswa siswi SMP Negari 1 saat mengikuti sosialisasi tatatertip berlalulintas. Foto: PSP/VER
Tanag merah, PSP – Polres Boven Digoel melalui Satuan Lalulintas Polres boven digoel memberikan Sosialisasi Berlalulintas yang baik dan benar kepada Pelajar SMP Negeri 1 Tanah Merah, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekolah SMP Negeri 1 tanah merah kemarin.
Kasat Lantas Polres Boven Digoel Iptu Haryanto melalui Kanit Dikyasa Satuan Lalulintas Polres Boven Digoel Aipda AA Gede Panji Pramana, SH
Ungkapkan sosialisasi tatatertib berlalu lintas yang dilakukan tidak lain untuk menekan angka kecelakaan diboven digoel dan memberikan edukasi sejak dini agar masyarakat pahami tata tertib berlalulintas demi keselamatan bersama.
Dikatakan Aipda Panji materi yang diberikan kepada siswa pelajar diantaranya tentang Larangan bagi pelajar di bawah umur, pelajar yang belum memiliki SIM untuk tidak mengendarai sepeda motor di jalan raya, kewajiban pemakaian helm SNI bagi pengendara roda dua maupun yang di bonceng. Agar melengkapi surat-surat kendaraan baik itu STNK dan BPKB kendaraan, serta patuhi tata tertib dalam berlalu lintas dalam berkendara di jalan raya. Sebab akibat terjadinya kecelakaan lalulintas yang sering terjadi diawali pelanggaran, termaauk mengendarai kendaraan dalam keadaan pengaruh minuman keras Miras.

“Himbauan bagi pengguna jalan untuk tertib berlalulintas dan saling menghargai di jalan serta Himbauan untuk tidak ugal-ugalan di jalan raya, Selalu menyalakan lampu utama kendaraan pada saat siang maupun malam hari, Mematuhi rambu-rambu lalu lintas tidak melawan arus lalu lintas, ini yang perlu kita tanamkan kepada siswa atau tingkat pelajar sehingga kedepan mereka lebih tertip dalam berkendaraan.”punhkasnya.
Sementara Kepala sekolah SMP Negeri 1 Tanah Merah Barnabas Apresiasi pihak Satuan Lalulintas Polres Boven Digoel yang telah memberikan sosialisasi langsung kepada anak didiknya dan tidak dipungkiri ada beberapa siswanya yang membawa kendaraan ke sekolah dengan adanya giat ini agar dapat dipahami oleh para murid – murid dan disampaikan kepada para orang tua. “Tidak bisah dipungkiri bahwa penggunaan kensaraan roda dua oleh siswa ini sangat dominan, baik saat sekolah maupun di luar sekolah, sehingga mereka ini perlu diberikan pemahaman tentang disiplin dalam berkendaraan, hal ini tidak lain untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang sering terjadi di boven digoel.”tandasnya saat ditemui usai sosialisasi di SMP Negeri 1 tanah merah kemarin. [VER-NAL]
