500 Vial Vaksinasi Tersedia, Dinas Kesehatan Tunggu Data Siswa

0
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Neville Muskita

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Neville Muskita

Merauke, PSP – Pelaksanaan program pemerintah pusat yakni pemberian vaksinasi pada siswa Sekolah Dasar (SD) usia 6 sampai 11 tahun khususnya di kabupaten merauke, akan segera dilaksanakan, dan saat ini pihak dinas kesehatan masih terus menunggu ketersediaan data  siswa SD dari tiap sekolah-sekolah. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Neville Muskita menyampaikan, dalam pelaksanaan vaksinasi pada siswa SD, tentu tidak ada unsur pemaksaan dari dinas kesehatan atau puskesmas untuk diwajibkan seluruh siswa SD usia 6 sampai 11 tahun harus menerima vaksinasi, tetapi semua keputusan mengenai siswa ikut dan tidaknya, tentu kembali pada keputusan pihak orang tua atau wali murid yang bersangkutan.

“Walaupun pemerintah menganjurkan pada orang tua atau wali siswa untuk anaknya dapat mengikuti vaksinasi dalam langkah pengendalian pandemi Covid-19, tetapi ketika orang tua atau wali siswa tidak mau untuk anaknya mengikuti vaksinasi, tentu tidak menjadi persoalan dan tidak ada hukuman atau saksi yang akan diberikan,” tutur dr. Neville saat ditemui diruang kerjanya, Senin (17/1/22).

Sambungnya, orang tua atau wali siswa yang menolak vaksinasi, pasti mempunyai pertimbangan-pertimbangan pribadi, namun tetap kami dari dinas kesehatan dan puskesmas akan memberikan dan melakukan eduksi serta sosialisasi pada orang tua atau wali siswa tentang fungsi dan pentingnya vaksinasi pada tubuh kita.

“Ketersediaan vaksinasi jenis sinovac pada dinas kesehatan sudah tersedia sekitar 500 vial, bahkan petugas juga sudah siap untuk laksanakan vaksinasi, hanya saja saat ini kami masih menunggu kesiapan dari pihak sekolah-sekolah, sehingga jika nanti ada sekolah yang sudah siap untuk digelar vaksinasi di sekolahnya, maka kami akan segera melayani proses itu,” terangnya.

Selain itu, kata dia, semua kesiapan dari dinas kesehatan sudah ada, maka harapan kami kesiapan data siswa pada sekolah-sekolah dapat dipercepat, karena vaksinasi yang diberikan pada dinas kesehatan ada yang expired di bulan Januari, Februari dan Maret. Kami juga berharap jika ada sekolah-sekolah yang sudah siap, bisa menyurat untuk segera dilakukan vaksinasi. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *