Akper Terapkan Pembelajaran Secara Luring
Kepala Prodi Akper Merauke, Mohammad Saljan
Merauke, PSP – Kampus Akademi Keperawatan (AKPER) Kabupaten Merauke menerapkan pembelajaran secara luring, penerapan sistem pembelajaran ini dilakukan karena melihat situasi pandemi Covid-19 yang sudah membaik dan juga karena jurusan keperawatan tentang praktek, sehingga harus dilakukan pembelajaran secara luring.
Kepala Prodi Akademi Keperawatan Mohammad Saljan saat ditemui mengatakan, penerapan pembelajaran saat ini memang secara luring, karena mengingat mahasiswa dibulan Desember akan melakukan praktek selama 1 bulan dibeberapa rumah sakit dan puskesmas, sehingga saat ini kami sedang melakukan persiapan-persiapan untuk pelepasan mahasiswa yang nantinya akan praktek.
“Pada dasarnya jurusan keperawatan ini merupakan jurusan praktek yang menangani pasien, karena tidak mungkin selama proses pembelajaran dilakukan secara daring, tetapi harus dilakukan secara luring, sehingga mahasiswa bisa memiliki keterampilan,” ungkap Mohammad, Senin (15/11/21).
Sambungnya, mahasiswa kami akan melakukan praktek baik di laboratorium, rumah sakit maupun dipuskesmas. Untuk rumah sakit sendiri yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP), Rumah Sakit Angkatan Laut (RS-AL) dan dibeberapa puskesmas.
“Saat ini kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak rumah sakit, untuk menerima mahasiswa kami dalam melakukan praktek, namun mengingat pandemi Covid-19 yang tidak begitu labil, sehingga proses praktek ini juga belum bisa dipastikan, namun harapan kami kiranya pihak rumah sakit bisa menerima mahasiswa kami dalam melakukan praktek di akhir semester ini,” pungkasnya. [Rade-NAL]
