Ketum KONI Bilang Merauke Siap !!!

0
Ketua Umum KONI dan rombongan saat mengunjungi venue Stadion Katalpal.

Ketua Umum KONI dan rombongan saat mengunjungi venue Stadion Katalpal. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Tiba di Kabupaten Merauke, Kamis (3/6) Ketua Umum KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Letjen TNI (purn) Marciano Norman langsung beranjak dari VIP Room Bandar Udara Mopah mengunjungi dan melihat 2 venue PON XX diantaranya Stadion Katalpal dan Sirkuit Balap Motor di Kebun Coklat.

Marciano tidak sendirian, ia dengan rombongan juga turut ditemani mantan petinju Chris John. Dari pantauan yang dilakukan Ketum KONI, dikatakan Merauke siap melaksanakan ajang nasional yang ditunggu – tunggu rakyat Indonesia. Meskipun masih ada beberapa pekerjaan yang harus digenjot sebelum hari itu tiba.

“Saya lihat Merauke sangat siap,” tegas Marciano kepada awak media di Sirkuit Balap Motor Kebun Coklat.

Ketua Umum KONI saaf di Sirkuit Balap Motor. Foto: PSP/ERS

Marciano menjelaskan, venue Stadion Katalpal untuk sepak bola putri, secara umum sedianya sudah rampung.  “Lapangannya sudah siap, tetapi sarana lainnya disampaikan pak Sekda dalam 1, 2 bulan kedepan akan segera selesai,” katanya.

Sedangkan, menurut Marciano, untuk arena motor cross juga rampung seratus persen baik. “Ini juga sudah sangat siap, kondisi sirkuit ini sangat lebih bagus dari pada tempat lain,” kata Marciano.

Marciano mengatakan, faslitas PON yang dibangun menggunakan biaya tidak sedikit harus melahirkan atlit berprestasi

“Sangat penting pemerintah daerah dengan Koni Merauke, Papua untuk selalu merancang bagaimana fasilitas ini nanti bisa melahirkan atlit – atlit berprestasi dari daerah ini karena sarana ada, hanya tinggal pola pembinaannya harus dilakukan oleh Koni begitupun IMI Merauke untuk memanfaatkan ini. Dan saya yakin harus lahir juara dari sini. Dan Merauke juga harus memiliki kesebelasan putri yang bagus, sebab ada stadion. Begitupun atlit motor, harus melahirkan juara. Karena fasilitas yang dibangun menggunakan fasilitas sangat mahal,” tutur Marciano.

Marciano berharap,  usai PON nanti faslitas yang sudah dibangun tidak dibiarkan begitu saja.  “Jangan habis PON terus tutup, habis PON justru harus mencari bakat – bakat khusus putra daerah guna dijadikan atlit – atlit berprestasi yang mampu memberikan kontribusi kepada tim nasional Indonesia,” terangnya. Waktu masih ada, tambah Marciano, seluruh kesiapan perlu dimatangkan. “Penyempurnaan venue seperti di stadion tadi perlu disempurnakan karena waktu masih ada, tetapi secara umum PON 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021 dan tamu mulai akan datang H-3. Makanan juga penting sebulan sebelum menjelang H-3 venue harus siap, akomodasi harus siap , transportasi harus siap dan dukungan konsumsi untuk atlit juga harus siap,” pesannya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *