Dua Rusun Ditambah untuk Wisma Atlet PON
2 unit Rusun Atlet PON Dalam Proses Pembangunan. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Dua unit rumah susun di Jalan Peternakan yang akan digunakan sebagai wisma atlet dalam penyelenggaran PON XX di Merauke diproyeksikan rampung pada Agustus mendatang. Sementara saat ini, dalam porses pengerjaannya, satu unit telah mencapai 50 persen, sedangkan sisanya belum mencapai 50 persen.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Merauke, Marthen Ghanna membeberkan, sesuai kontrak yang telah disepakati, pemenang tender wajib menyelesaikan sebelum pelaksanaan PON dimulai.
“Menurut kontraknya ya bisa, maksudnya sampai selesai. Ya mungkin Agustus sudah selesai, karena September orang sudah mulai kegiatan to. Kemungkinan yang satu itu sudah 50 persen,” terangnya melalui sambungan telepon, Rabu (21/4/2021).
Sementara itu, dengan tambahan 2 rusan ini, total nantinya terdapat 5 rusun yang akan digunakan dalam pagelaran PON di Merauke. Adapun dari ke-5 rusun masing-masing 1 unit di Kampus Univeritas Musamus, 1 unit di Jalan Martaditana, 1 unit di Kampus STIT Yamra, dan 2 unit di Jalan Peternakan bersebelahan dengan stadion Katalpal.
Sedangkan 2 unit rusun di Jalan Peternakan, menurut marthen nantinya akan dibangun 2 lantai. Sama seperti rusun yang telah dibangun di kampus STIT Yamra, di jalan Ndoremkai. “Itu seperti barak, seperti yang dipondok pesantren. Kalau satu rusun ada 4 barak besar dan disekat-sekat serta rencana 2 lantai,” sebutnya.
Adapun pada awal pembangunannya, memang sempat terhambat akibat dipemalangan oleh pihak yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat. Sehingga, pembanguannya melesat dari target. “Tanah itu milik badan kepegawaian Merauke. Jadi memang tanah-tanah yang telah bersertifikat dibawah tahun 2021, itu memang tidak punya pelepasan. Sehingga seperti itu masalahnya. Tetapi secara hukum itu sudah sah dan legal, tidak bisa diganggu gugat sebenarnya,” pungkasnya. [WEND-NAL]
