Ini Pesan Mendalam dari Uskup bagi Tiga Kandidat
Ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil bupati memegang surat gembala yang diberikan oleh Uskup.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil bupati yang bertarung dalam Pemilukada Kabupaten Merauke tahun 2020 ini, diminta untuk melakukan kampanye bersih. Artinya, tidak melakukan money politic, tidak mengumbar kebencian dan berita bohong.
Pesan itu disampaikan langsung Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke, Mgr.Petrus Canisius Mandagi,MSC, di sela-sela acara coffee morning menuju Pemilukada damai, Jumat (25/9).
Uskup menyebut, para kandidat berhak berkampanye, tanpa merendahkan lawan politiknya dan merasa diri paling benar. Para kandidat harus mempunyai komitmen untuk memperjuangkan kepentingan umum.
“Kepentingan umum diatas segala galanya, kepentingan bersama. Saya harus menyampaikan bahwa hendaklah kampanye ini harus diwarnai dengan peradaban,” tegasnya.
Pilkada hanya sarana untuk mencari pemimpin-pemimpin yang baik dan menciptakan kedamain. Bukan karena Pilkada, akhirnya damai itu hancur. Bagi pemenang Pilkada nanti, jangan sombong. Namun, diminta untuk merangkul yang kalah. Karena, pemenang itu pemimpin bagi semua. Sebaliknya, yang kalah, harus berani menerima.
“Kalau ada masalah lapor ke Bawaslu atau penegak hukum, jangan bikin kacau. Dalam Pilkada, tidak ada semua kandidat yang menang,” terangnya.
Uskup juga memberi pandangan kepada KPU dan Bawaslu, agar melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan dan konsisten. Dengan demikian tetap tercipta damai. Sementara, aparat TNI-Polri, mendapat apresiasi, karena sudah menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan di Merauke.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Merauke, Drs.Ramadayanto, yang mewakili Bupati Merauke, mengajak semua pihak untuk menjaga simbolis Merauke, izakod bekai, izakod kai (satu hati satu tujuan), dengan baik. Bukan hanya di mulut, telinga, tapi dalam hati juga. “Selaku umat bergama, marilah kita tebarkan kasih, baik sebagai teman atau lawan politik kita,” ajaknya.
Rama juga meyakini, jika ketiga kandidat pasti menjaga keutuhan daripada NKRI di wilayah timur. “Siapapun, pemenangnya, itulah pemimpin Merauke,” tandasnya. Acara tersebut menghadirkan tiga pasangan calon Bupati dan Wakil bupati yakni pasangan Hendrikus Mahuze,S.Sos-Edy Santosa,B.Sc, pasangan Heribertus S Silubun,SH-Bambang Setiadji,S.Sos dan Drs.Romanus Mbraka,MT-Riduwan,S.Sos,M.Pd. Penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu, pejabat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun undangan lainnya. [FHS-NAL]
